TribunKaltim/
Home »

Sport

Inilah Dua Pebalap Wanita yang Merajut Mimpi di Ajang Honda Dream Cup 2017

Dua di antara sejumlah perempuan yang memilih berkiprah di ajang balap motor adalah Silviana Octaviani dan Diana Crystal Lukmawati.

Inilah Dua Pebalap Wanita yang Merajut Mimpi di Ajang Honda Dream Cup 2017
Bola.com/Zulfirdaus Harahap
Silviana Octaviani dan Diana Crystal Lukmawati pebalap wanita binaan Astra Motor Racing Team yang turun di kelas Matic 130cc Standard pada ajang Honda Dream Cup 2017. 

TRIBUNKALTIM.CO - Adu cepat di lintasan balap lebih diidentikkan dengan Kaum Adam. Namun, saat ini tak sedikit perempuan yang mantap terjun ke dunia yang penuh memacu adrenalin dan berbau risiko tinggi tersebut.

Kiprah para pebalap perempuan tersebut salah satunya tersaji di ajang Honda Dream Cup 2017.

Dua di antara sejumlah perempuan yang memilih berkiprah di ajang balap motor adalah Silviana Octaviani dan Diana Crystal Lukmawati.

Keduanya tak merasa takut bersentuhan langsung dengan kecepatan dan terik matahari yang menyengat.

Dara asal Purwakarta, Silviana Octaviani, mengaku telah memilih balapan sebagai jalan hidupnya.

Silviana awalnya mendapatkan tentangan keras saat tertarik menggeluti dunia balap. Tentangan paling nyaring berasal dari orang tua. 

"Ayah yang paling menentang pada awalnya. Maklum saja sih, aku ini kan wanita yang seharusnya tidak bermain dengan balap-balapan," cerita Silviana dikutip TribunKaltim.co dari Bola.com di Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (15/4/2017).

Pebalap wanita Astra Motor Racing Team, Silviana Octaviani, mengikuti ajang kualifikasi di Honda Dream Cup 2017 yang berlangsung di Sirkuit Brigif 15 Kujang II, Cimahi, Jawa Barat.
Pebalap wanita Astra Motor Racing Team, Silviana Octaviani, mengikuti ajang kualifikasi di Honda Dream Cup 2017 yang berlangsung di Sirkuit Brigif 15 Kujang II, Cimahi, Jawa Barat. (Instagram/@astramotorracingteam)

Tentangan dari sang orang tua justru membuat Silviana semakin terpacu untuk serius balapan.

Perempuan yang kini berstatus pelajar SMA kelas XI itu bahkan perlu menabung untuk membeli kebutuhan pendukung balap.

Perjuangan itu tak membuatnya mundur. Dia tetap menjalani dan menerobos segala rintangan demi mewujudkan impian untuk menjadi pebalap.

Halaman
123
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Bola
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help