Ini Alasan Mengapa Sebaiknya Anda tak Meninggalkan Kamar Hotel dalam Kondisi Berantakan

Tugasnya tak hanya terbatas "sekadar" bersih-bersih, tetapi juga mengatur peralatan hingga memperbaiki kerusakan.

Ini Alasan Mengapa Sebaiknya Anda tak Meninggalkan Kamar Hotel dalam Kondisi Berantakan
Kompas.com
Yoga, petugas housekeeping di hotel Santika Premiere Bintaro tengah merapikan kamar. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ruangan penuh dengan abu rokok, pampers bekas, noda makanan yang berlepotan, sampai handuk yang dijadikan keset kaki masuk adalah beberapa daftar kejorokan para tamu yang menambah panjang jam kerja petugas housekeeping.

Di hotel, departemen housekeeping bertugas untuk menjaga kebersihan suatu kamar dan hotel secara keseluruhan.

Tugasnya tak hanya terbatas "sekadar" bersih-bersih, tetapi juga mengatur peralatan hingga memperbaiki kerusakan.

Pihak housekeeping bertanggung jawab pada kerapian dan kebersihan hotel sehingga nyaman bagi tamu.  

Tugas housekeeper kerap kali diremehkan tamu.

Tak heran karena tamu biasanya tak bertemu langsung dengan housekeeper. Housekeeper biasanya merapikan kamar di jam-jam saat tamu tidak ada di dalam kamar. Juga biasanya saat tamu telah check-out.

Baca: Apa yang Terjadi pada Sabun dan Shampo Hotel yang Tak Habis Dipakai?

Baca: Simak 5 Rahasia Hotel di Luar Negeri Berikut Ini, Apakah Juga Terjadi di Indonesia

Ada baiknya saat check-out, tamu tidak meninggalkan kamar hotel dalam kondisi berantakan.  Sebab, tugas housekeeper dibatasi oleh waktu saat membereskan kamar hotel.

Tugas ini menjadi semakin berat jika kamar yang dibereskan begitu berantakan.

Seberapa berat tugas housekeeper di hotel?

Reporter Travel Kompas.com, Silvita Agmasari, menjawab tantangan menjadi housekeeper di hotel untuk membuktikan seberapa berat tugas itu dalam program terbaru dari KompasTravel bertajuk "#TantangSil".

Simak videonya berikut:

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help