TribunKaltim/

Awas, Satpol PP Ingatkan Jangan Tutup Drainase dengan Bangunan Permanen

Penutupan drainase secara permanen terlihat di sepanjang Jalan Kolonel Soetadji, yang merupakan sebuah jalan utama di Tanjung Selor.

Awas, Satpol PP Ingatkan Jangan Tutup Drainase dengan Bangunan Permanen
TRIBUNKALTIM.CO/DOAN PARDEDE
Sejumlah drainase di sepanjang Jalan Kolonel Soetadji, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara tertutup oleh bangunan, belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Buruknya sistem drainase disebut-sebut menjadi salah satu penyebab terjadinya genangan air di sejumlah titik di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara, usai hujan deras turun mengguyur.

Bahkan diperkirakan, jumlah saluran drainase yang tak berfungsi mencapai sekitar 40 persen dari seluruh saluran drainase yang ada.

Sebagian besar drainase ini tidak berfungsi maksimal karena ada bangunan milik masyarakat di atasnya. Bahkan sebagian bangunan yang dibangun di atas drainase terbuat dari beton.

Penutupan drainase secara permanen ini paling kontras terlihat di sepanjang Jalan Kolonel Soetadji, yang merupakan sebuah jalan utama di Tanjung Selor.

Kordinator Lapangan (Korlap) Penertiban Satpol PP Kabupaten Bulungan, Ardiansyah, Selasa (18/4) mengaku sudah menegur dan meminta agar masyarakat membongkar bangunan yang menutup drainase.

Menurutnya, penutupan drainase tidak sepenuhnya dilarang. Hanya saja, bangunan yang dibangun tidak permanen dan bisa kapan saja dibongkar untuk keperluan pembersihan saluran drainase.

"Kalau membangun jembatan, bisa pakai kayu saja. Atau bahan yang bisa dibuka tutup," ujarnya.(*)


Penulis: Doan E Pardede
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help