TribunKaltim/

Terlibat Jaringan Narkoba, IRT di Berau Ini Bakal Menyusul Sang Suami di Penjara

ibu dua anak ini dibekuk polisi karena kedapatan memiliki beberapa poket sabu-sabu yang jumlah mencapai 9 gram lebih.

Terlibat Jaringan Narkoba, IRT di Berau Ini Bakal Menyusul Sang Suami di Penjara
TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY NECOLSEN
Susanti tersangka pengedar narkoba jenis sabu-sabu ini tengah dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, Selasa (18/4/2017) atas kepemilikan lebih dari 9 gram sabu-sabu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Saat suami mendekam dalam rumah tahanan karena kasus narkoba, tak membuat Susanti Sadri (34) belajar dari kesalahan suaminya.

Buktinya, ibu dua anak ini dibekuk polisi karena kedapatan memiliki beberapa poket sabu-sabu yang jumlah mencapai 9 gram lebih.

Susanti digrebek polisi karena laporan warga yang risih dengan ulahnya bertransaksi sabu-sabu di lingkungan warga Jalan Batu Raja, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur tempatnya tinggal.

Ia diamankan oleh jajaran Polsek Tanjung Redeb berkat pengembangan kasus sebelumnya. Susanti ternyata juga terlibat dalam jaringan narkoba lainnya.

“Kami juga menduga tersangka juga merupakan pengedar, karena di kamar pelaku juga kami temukan timbangan elektronik, beberapa bungkus plastik yang biasa digunakan untuk membungkus sabu-sabu dan juga uang tunai jutaan rupiah yang diduga hasil penjualan narkoba,” kata Irianto, Selasa (18/4/2017).

Kepada para wartawan, Susanti lebih memilih menutup mulut dan wajahnya rapat-rapat dengan selimut yang dibawanya dari rumah.

Namun Irianto menyebutkan, wanita berusia 34 tahun ini terpaksa hidup sendiri dengan kedua anaknya, karena sang suami berada di dalam Rumah Tahanan Negara di Tarakan karena kasus yang sama.(*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help