TribunKaltim/

Darurat Narkoba

Kejari PPU Musnahkan Puluhan Botol Jamu Tradisional, Sabu, dan Ponsel

Ratusan botol jamu tradisional tak berizin, sabu serta ponsel dimusnahkan di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) PPU.

Kejari PPU Musnahkan Puluhan Botol Jamu Tradisional, Sabu, dan Ponsel
TRIBUN KALTIM/SITI ZUBAIDAH
Kepala Kejari PPU saat memusnahkan barang-barang bukti dengan membakar barang tersebut di depan kantor Kejari Penajam, Rabu (19/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Ratusan botol jamu tradisional tak berizin, sabu serta ponsel dimusnahkan di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara (PPU) jalan Provinsi Kelurahan Nipah-nipah Penajam, Rabu (19/4/2017).

Pemusnahan dilakukan langsung oleh Zulikar Tanjung Kepala Kejari PPU, ditemani Kapolres PPU, Dandim, BNN dan beberapa pejabat Pemkab PPU.

Zulikar mengatakan, pemusnahan ini dilakukan ketika barang tersebut punya kekuatan hukum tetap, dari terjadinya penyalahgunaan terhadap narkoba.

"Bagi kita sebagai penuntut umum, terhadap pengguna narkoba, pengedar narkoba jangan macam-macam, tidak ada main-main bagi kita. Diimbau berhentilah untuk menggunakan narkoba dan menyebarkan narkoba" kata Zulikar.

Untuk warung-warung yang menjual jamu tanpa izin sudah dilakukan penyitaan dan dilakukan tindakan hukum.

Adapun barang-barang yang dimusnakan meliputi 13.415 gram narkoba jenis sabu-sabu, 15.686 butir obat keras jenis doubel L, obat tradisional tanpa izin edar sebanyak 34 macam, kosmetik tanpa izin sebanyak 14 jenis, dan obat keras daftar G sebanyak 55 macam. Semua itu dari 40 kasus. (*)


Penulis: Siti Zubaidah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help