TribunKaltim/

Puluhan Prajurit Kaget, Mendadak Diperintahkan Mengikuti Tes Urine di Makorem 091/ASN

Apabila dalam tes ini positif mengonsumsi narkoba, maka tidak pantas lagi menjadi prajurit TNI dan PNS, hukumannya adalah dipecat

Puluhan Prajurit Kaget, Mendadak Diperintahkan Mengikuti Tes Urine di Makorem 091/ASN
HO/Penrem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN).
Puluhan prajurit Denzibang 1/VI dan Denbekang VI-44-01 Samarinda mendadak mendapat perintah untuk melaksanakan tes urine, Selasa (18/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Puluhan prajurit Denzibang 1/VI dan Denbekang VI-44-01 Samarinda mendadak mendapat perintah melaksanakan tes urine, pada Senin (17/4/2017) kemarin.

Setelah melaksanakan upacara 17an di Makorem 091/ASN, jalan Gajah Mada, Samarinda prajurit dan PNS kembali ke satuan masing-masing, termasuk prajurit beserta PNS Denzibang 1/VI dan Denbekang VI-44-01 Samarinda, yang langsung diapelkan Pasi Intel Korem 091/ASN, Mayor Inf Muhammad Alex guna menjalani test uriene.

"Sebanyak 42 prajurit menjalani pemeriksaan sebagai tindak lanjut instruksi dari Panglima TNI, terkait dengan penyalahgunaan narkoba yang sudah menjadi ancaman nyata bagi bangsa," ungkap Pasi Intel Korem 091/ASN, Mayor Inf Muhammad Alex, melalui rilis Penrem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Selasa (18/4/2017).

Tes urine itu dianggap perlu untuk dilakukan, guna mengetahui apakah ada prajurit dan PNS yang menggunakan narkoba.

Pasalnya, diketahui bahwa narkoba hingga kini telah banyak menyerang anak dan generasi muda, bahkan telah merasuki kehidupan prajurit TNI dan seluruh elemen bangsa Indonesia.

"Kepada semua prajurit dan PNS yang terlibat masalah narkoba, jelas tidak ada ampun lagi. Apabila dalam tes ini positif mengonsumsi narkoba, maka tidak pantas lagi menjadi prajurit TNI dan PNS, hukumannya adalah dipecat. Penegasan ini sesuai dengan UU RI No 34, tahun 2004 tentang TNI, terutama dalam Pasal 62," ujarnya.

Hasilnya, 42 orang yang menjalani tes urine, yang terdiri dari anggota TNI dan PNS di lingkungan Denzibang 1/VI dan Denbekang VI-44-01 Samarinda, hasilnya dinyatakan seluruhnya bebas narkoba. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help