TribunKaltim/

Status Tambang CnC tapi Tumpang Tindih dengan Permukiman Warga, Kok Bisa?

Beberapa waktu lalu, Pemprov telah memberikan rincian daftar 826 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kaltim yang masuk kategori non CnC.

Status Tambang CnC tapi Tumpang Tindih dengan Permukiman Warga, Kok Bisa?
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HP
Aktivitas tambang batu bara di Desa Mulawarman, Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Status tambang PT Jembayan Muara Bara (JMB) dan PT Karya Putra Utama Coal (KPUC) di sekitar Desa Mulawarman, Kukar masuk kategori pertambangan dengan sertifikasi Clear n Clean (CnC).

Demikian dikemukakan Amrullah, Kepala Distamben Provinsi Kaltim.

Beberapa waktu lalu, Pemprov telah memberikan rincian daftar 826 Izin Usaha Pertambangan (IUP) di Kaltim yang masuk kategori non CnC.

Dalam hal ini, PT JMB dan KPUC tak masuk dalam rincian 826 IUP bermasalah tersebut.

"Dua-duanya itu (perusahaan tambang) adalah jenis IUP, bukan PKP2B. Mereka (JMB dan KPUC) sudah CnC. Tidak masuk kategori non CnC," ujar Amrullah.

Baca: Merasa tak Nyaman dengan Aktivitas Tambang, Warga 3 Desa Minta Direlokasi

Perihal sampai kapan izin pertambangan kedua perusahaan itu, Amrullah mengatakan hingga 2020-an.

PT KPUC sampai 2022, sementara PT JMB sekitar 2024. Total produksi per tahun sekitar 2 hingga 4 juta metrik ton.

Bagaimana bisa PT JMB dan KPUC masuk kategori CnC juga dijawab Amrullah. Dalam kunjungan ke lokasi tambang, ada beberapa hal yang dirasa janggal ditemukan dalam tambang-tambang berstatus CnC.

Satu di antaranya, lokasi tambang yang dekat (hanya beberapa meter) dari rumah warga.

Halaman
12
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help