Bupati Siap Beri Rekomendasi untuk Putra Putri Terbaik Daerah Masuk Akademi TNI dan Polri

Dia juga meminta agar para peserta mensosialisikan perihal lembaga pendidikan masing-masing kepada masyarakat.

Bupati Siap Beri Rekomendasi untuk Putra Putri Terbaik Daerah Masuk Akademi TNI dan Polri
TRIBUN KALTIM / DOAN E PARDEDE
Bupati Bulungan Sudjati melakukan pemeriksaan pasukan dalam acara penyambutan peserta Latsitarda Nusantara di halaman kantor Bupati Bulungan, Jalan Jelarai, Tanjung Selor, Kamis (20/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Bupati Bulungan Sudjati mengaku siap memberikan rekomendasi bagi putra/putri terbaik dari Kabupaten Bulungan yang ingin menempuh pendidikan di Akmil, AAL, AAU, Akpol, dan IPDN.

Rekomendasi ini pernah disinggung dalam rapat pemantapan pelaksanaan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XXXVII tahun 2017, baru-baru ini.

Disebutkan dalam rapat, adanya rekomendasi Kepala Daerah juga bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan siapa-siapa saja yang berhak menempuh pendidikan di Akmil, AAL, AAU, Akpol dan IPDN.

Kehadiran para Taruna/Taruni di tengah masyarakat ini juga diharapkan menimbulkan minat generasi muda di Kabupaten Bulungan untuk menempuh pendidikan di lembaga pendidikan tersebut.

"Saya siap saja mendukung," ujar Sudjati usai menerima secara resmi 323 peserta Latsitarda Nusantara di halaman kantor Bupati Bulungan, Jalan Jelarai, Kamis (20/4/2017).

Namun berdasarkan pengalaman selama ini terang Sudjati, putra/putri Kabupaten Bulungan yang ingin menempuh pendidikan di lembaga tersebut, kerap terkendala dari sisi kesehatan. Hal ini menurutnya tak bisa lepas dari kondisi geografis Kabupaten Bulungan itu sendiri.

Namun pada prinsipnya kata Sudjati, dirinya siap mendukung penuh putra/putri terbaik Kabupaten Bulungan yang ingin melanjutkan pendidikan di lembaga tersebut.

"Daerah kita ini kan katanya kurang zat kapur, seperti itu," ujarnya.

Terkait pelaksanaan Latsitarda ini sendiri, dia juga berharap agar para peserta bisa mengisi waktu yang ada dengan kegiatan-kegiatan yang berguna bagi masyarakat setempat.

Dia juga meminta agar para peserta mensosialisikan perihal lembaga pendidikan masing-masing kepada masyarakat.

"Memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Pertanian, antinarkoba, mensosialisasikan mengenai akademi masing-masing lah, cara masuknya seperti apa. Sosialisasi kepada masyarakat lah," ujar Sudjati. (*)

Penulis: Doan E Pardede
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help