TribunKaltim/

Serapan Anggaran Pengendalian Banjir Kota Bakal tak Maksimal, DPRD Salahkan Pemkot

Meski demikian, Jasno menolak dikatakan DPRD ikut dalam perencanaan pembiayaan banjir yang tak matang tersebut.

Serapan Anggaran Pengendalian Banjir Kota Bakal tak Maksimal, DPRD Salahkan Pemkot
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Ilustrasi. Warga di kawasan Bengkuring, Samarinda Utara membawa sejumlah pakaian untuk dibawa mengungsi karena rumahnya kebanjiran, Jumat (7/4/2017). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

 TRIBUNKALTIM.Co, SAMARINDA - Alokasi penanganan banjir di Jalan KH Wahid Hasyim Kota Samarinda, berpotensi tidak terserap optimal.

Pasalnya, perubahan mata anggaran dari multiyears contract (MYC) ke tahun tunggal, baru bisa dilaksanakan di APBD Perubahan 2017, Samarinda.

Anggota Komisi III, DPRD Samarinda, Jasno mengatakan, kondisi ini merupakan konsekuensi dari upaya Pemkot Samarinda, membatalkan Program Pengendalian Banjir dengan skema MYC.

"Ya MYC kan masuk APBD murni. Apa saja yang tidak terpakai di murni, ya dialokasikan atau diganti mata anggarannya di APBD Perubahan. Aturannya seperti itu," kata Jasno.

Lantas, bagaimana jika serapan anggaran tak maksimal jika pekerjaan baru bisa dilaksanakan usai APBD Perubahan 2017, ditetapkan?

Baca: Amburadul, Kata Pengamat Unmul Ini tentang Perencanaan Pengendalian Banjir Samarinda

Baca: DPRD Pertanyakan Pemkot Membatalkan Proyek MYC Banjir

Baca: Tuah Minta Walikota Jelaskan Pembatalan Proyek Pengendalian Banjir Tahun Jamak

"Itu konsekuensi, perencanaan yang tak matang," kata Jasno.

Meski demikian, Jasno menolak dikatakan DPRD ikut dalam perencanaan pembiayaan banjir yang tak matang tersebut.

"Yang merencanakan itu dinas teknis. Kalau kami di DPRD, kan bersepakat kalau pengendalian banjir itu dibiayai dengan skema MYC.

Jika tetap dengan skema tersebut, kan serapan anggaran bisa maksimal," kata politisi asal PAN ini.

Dengan pola MYC, menurut Jasno, pekerjaan di lapangan akan terus berjalan, meski tahun anggaran berakhir. "Karena kepastian pengalokasian anggaran itu ada," ujarnya. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help