Kandidat

Ahmadinejad Dicoret sebagai Kandidat Presiden Iran

Ahmadinejad, tokoh yang masih dipertentangkan di antara penganut garis keras Iran, telah mengejutkan negara itu dengan mendaftar sebagai calon.

Ahmadinejad Dicoret sebagai Kandidat Presiden Iran
(ATTA KENARE / AFP)
Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, Kamis (20/4/2017), didiskualifikasi dari pencalonan untuk pemilu presiden negara itu pada Mei mendatang.

Presiden petahana, Hassan Rouhani, berada di antara enam calon yang disetujui Dewan Pelindung Konstitusi atau Dewan Wali (Guardian Council), seperti dilaporkan Agence France-Presse.

Televisi pemerintah Iran, Kamis (20/4/2017), melaporkan, badan yang bertugas untuk memeriksa para calon presiden telah mendiskualifikasi mantan Presiden Mahmoud Ahmadinejad.

Presiden Iran yang keenam itu adalah seorang beraliran keras. Otoritas berwenang mengeluarkan dia dari calon untuk pemilu presiden pada Mei mendatang.

Televisi itu menayangkan Kementrian Dalam Negeri mengatakan bahwa Rouhani telah disetujui untuk mencalonkan diri kembali bersama ulama garis keras Ebrahim Raisi, yang dianggap dekat dengan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Ahmadinejad, tokoh yang masih dipertentangkan bahkan di antara penganut garis keras Iran, telah mengejutkan negara itu dengan mendaftar sebagai calon minggu lalu.

Khamenei, pembuat keputusan tertinggi Iran sebelumnya mendesak Ahmadinejad agar tidak mencalonkan diri.

Langkah mengejutkan Ahmadinejad itu, yang melawan saran pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei , sebagai sebuah langkah “politik bunuh diri”.

Presiden Iran periode 2005-2013 itu dikenal di luar negeri karena retorikanya yang berapi-api terhadap Israel, pertanyaannya mengenai skala Holocaust dan upayanya untuk meningkatkan program nuklirIran.

Lebih dari 1.600 kandidat  terdaftar untuk mencalonkan diri dalam Pilpre 19 Mei 2017, namun Dewan Wali hanya bisa memilih sekitar setengah lusin.

Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help