Warga Malaysia Ditangkap Saat Hendak Melihat Pengeringan Ikan

Keduanya masuk melalui jalur tikus seperti yang biasa dilewati TKI illegal. Mereka beralasan ingin cap paspor setelah sampai di Desa Aji Kuning Sebati

Warga Malaysia Ditangkap Saat Hendak Melihat Pengeringan Ikan
Istimewa
Ilustrasi. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Seorang warga negara Malaysia diamankan petugas Imigrasi Nunukan, karena memasuki wilayah Republik Indonesia di Pulau Sebatik secara illegal.

Kepala Pos Imigrasi Sebatik Muhammad Anas, Jumat (21/4/2017) mengatakan, Gan Hock Guy alias Gan (49) ditangkap petugas saat sedang berada di Warung Makan Nelayan, Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, Kamis (20/4/2017).

Anas mengatakan, pemilik paspor Malaysia Nomor A31229017 itu diamankan bersama seorang warga negara Indonesia Mansur bin Andi Syarifuddin (36), yang merupakan Tenaga Kerja Indonesia di salah satu perusahaan di Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia.

‘’Keduanya masuk melalui jalur tikus seperti yang biasa dilewati TKI illegal. Mereka beralasan ingin cap paspor setelah sampai di Desa Aji Kuning Sebatik,’’ ujarnya.

Warga Apas Laut Batu 3, Tawau ini dan Mansur mengaku masuk ke Indonesia untuk melihat cara pengeringan ikan bilis di salah satu bagan yang ada di Sungai Taiwan, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik.

Anas berpendapat, alasan-alasan yang disampaikan keduanya hanya untuk pembenaran.

Baca: Tak Perlu ke Kantor Imigrasi, Kini WNA Bisa Mengurus Izin Tinggal Sementara Secara Online

Baca: Diduga Banyak Warga Filipina, Imigrasi akan Sisir Pinggiran Sungai

Baca: Polemik Simpanan Rp 25 Juta, Ditjen Imigrasi Tegaskan Tak Ada Perubahan Cara Pembuatan Paspor

Dia menyebutkan, secara logika tidak ada alasan yang bisa dijadikan pembenaran saat masuk ke negara lain tanpa cap paspor.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help