TribunKaltim/

Warga Malaysia Ditangkap Saat Hendak Melihat Pengeringan Ikan

Keduanya masuk melalui jalur tikus seperti yang biasa dilewati TKI illegal. Mereka beralasan ingin cap paspor setelah sampai di Desa Aji Kuning Sebati

Warga Malaysia Ditangkap Saat Hendak Melihat Pengeringan Ikan
Istimewa
Ilustrasi. 

“Perlintasan mereka juga bukan perlintasan Imigrasi. Keduanya menaiki speed boat dari Perairan Sungai Nyamuk menuju Aji Kuning persis seperti yang biasa dilakukan para TKI illegal,” ujarnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap kedua orang itu, diketahui mereka bekerja pada perusahaan yang sama. Perusahaan tempat keduanya bekerja bergerak di sektor pengolahan ikan.

Karena itu keduanya mengaku ingin melihat proses pengeringan ikan bilis sebagai referensi pekerjaan.

‘’Kalau kami sebagai petugas inginnya mereka di P-21 kan. Kita kenakan pidana karena perlintasan mereka illegal,’’ ujarnya.

Kepala Seksi Lalu Lintas Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan, Jumiyo membenarkan kedua warga tersebut telah melakukan pelanggaran batas negara.

Keduanya masuk unprosedural karena jalur yang dilalui bukan jalur resmi.

‘’Itu melanggar pasal 117. Mereka keluar masuk tanpa melalui jalur dan dokumen imigrasi. Ancaman pidananya maksimal 1 tahun, denda Rp 100 juta.

Kemungkinan P 21 atau bisa hanya denda administrasi keimigrasian berupa deportasi. Ini menunggu hasil pemeriksaan Kepala Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian,” ujarnya. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help