TribunKaltim/
Home »

News

» Etam

Pilgub Kaltim

Cagub Isran Enggan Mendaftar, Ini Jawaban Ketua DPP PPP

Alasannya, kata Tim Pemenangan Isran Noor, Sumiati partai berlambang Ka'bah sedang terjadi dualisme kepemimpinan.

Cagub Isran Enggan Mendaftar, Ini Jawaban Ketua DPP PPP
TRIBUNKALTIM.CO/BUDHI HARTONO
Rusman Ya'qub 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kandidat bakal calon gubernur Kaltim periode 2018-2023, Isran Noor sudah mengembalikan formulir ke PKB Kaltim.

Sementara untuk ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kaltim, mantan Bupati Kutai Timur enggan mendaftarkan diri.

Alasannya, kata Tim Pemenangan Isran Noor, Sumiati partai berlambang Ka'bah sedang terjadi dualisme kepemimpinan.

Menanggapi itu, Ketua DPW PPP Kaltim, Rusman Ya'qub mengklaim, bahwa PPP pimpinan Romahurmuziy (Romy) dianggap sah dan diakui oleh pemerintah.

Hingga kini PPP di bawah Romy telah tercatat di Kementerian Hukum dan HAM.

Baca: Kembalikan Formulir, Syafruddin Sebut Isran Noor Figur Berpengalaman

Baca: Tak Banyak Berkoar, Isran Noor Yakin Insya Allah Dapat Perahu

"Tidak masalah, kalau pendapatnya seperti itu. Karena sampai hari ini tidak ada pencabutan dari pemerintah. Kita masih tercatat di Kemenkum HAM," ucap Rusman, kepada Tribun, Jumat (21/4/2017).

Bahkan, lanjut Rusman, jika memang PPP kubu Romy dianggap sedang terjadi dualisme kepemimpinan, bukan berarti, PPP Kaltim tidak bisa berpartisipsi di Pilgub 2018 mendatang.

"Kalau memang alasannya itu, ya tidak apa-apa. Buktinya, sudah ada lima kandidat yang mendaftar ke kami. Ada Ibu Rita, Pak Jaang, Pak Yusran, Pak Farid, dan Awang Ferdian," tuturnya. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help