Untuk Pelajar MA yang Ditangkap di Malaysia, KRI Siapkan Bantuan Hukum

Mudah-mudahan tidak sampai ke mahkamah (pengadilan). Banyak pertimbangan terutama anak-anak. Mungkin bisa bebas. Mohon doa restu kami terus berjuang,

Untuk Pelajar MA yang Ditangkap di Malaysia, KRI Siapkan Bantuan Hukum
pedagogikritis.wordpress.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN- Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau memberikan pendampingan hukum kepada Samsul Mudatsir (17).

Siswa Madrasah Aliyah Al Ikhlas Nunukan itu ditangkap Pasukan Gerakan Am Malaysia pada 28 Maret 2017 bersama tiga orang lainnya termasuk sang ayah.

Keempatnya diduga melakukan penyelundupan 307 tabung elpiji dari Tawau melintas Sungai Serudung, Negara Bagian Sabah, Malaysia.

Staf Imigrasi KRI Tawau, Ujo Sujoto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pengacara untuk pendampingan hukum kepada Samsul.

‘’Kalau perkara siasatan atau penyidikan kita tidak bisa masuk. Karena itu ranah hukum. Tetapi kami siapkan peguam atau pengacara untuk mendampingi kasus Samsul,” ujarnya, Jumat (21/4/2017).

Baca: Tiga Pelajar Pengedar Pil Koplo Ini Terancam Bui dan Dikeluarkan dari Sekolah

Baca: Naas. . . Pelajar yang Tidur di dalam Truk Tewas, Pohon Roboh Timpa Kendaraan Ini

Dia mengatakan, KRI Tawau bekerja sama dengan pengacara yang akan memantau kasus yang membelit Samsul dari proses penyidikan hingga ke pengadilan.

“Mudah-mudahan tidak sampai ke mahkamah (pengadilan). Banyak pertimbangan terutama anak-anak. Mungkin bisa bebas. Mohon doa restu kami terus berjuang,” ujarnya.

Sebelumnya KRI Tawau juga berhasil mengupayakan agar Samsul bisa mengikuti Ujian Nasional susulan. Aparat di Malaysia akhirnya mengizinkan tahanan mereka untuk menyelesaikan pendidikanya.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help