TribunKaltim/

Satu Korban Speedboat Tenggelam Ditemukan Tewas, Empat Orang Masih Hilang

"Korban ditemukan setelah melakukan penyisiran dengan radius lima kilometer dari lokasi kecelakaan," ujar Untung, Minggu (23/4/2017).

Satu Korban Speedboat Tenggelam Ditemukan Tewas, Empat Orang Masih Hilang
Dok. Kantor SAR Pontianak
Proses pencarian yang dilakukan petugas di sekitar lokasi tenggelamnya speedboat yang mengangkut rombongan anak TK di DesaNanga Lungu, Kecamatan Silat Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Sabtu (22/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, PUTUSSIBAU - Tim pencari gabungan kembali menemukan satu korban yang hilang dalam peristiwa tenggelamnya speedboat yang mengangkut rombongan anak TK di Sungai Silat, Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu (23/4/2017) pukul 05.30.

Staf Humas Kantor SAR Pontianak, Untung Supriadi mengatakan, korban bernama Paskaliana (5) ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 0º 11'48'' N - 112º 3'32.53" E.

"Korban ditemukan setelah melakukan penyisiran dengan radius lima kilometer dari lokasi kecelakaan," ujar Untung, Minggu (23/4/2017).

Untung menambahkan, pencarian hari pertama usai kejadian dilakukan hingga pukul 22.00 WIB. Pencarian dihentikan dengan hasil nihil dan dilanjutkan dengan pemantauan.

Saat ini tim pencari masih melakukan pencarian empat korban lainnya dalam peristiwa kecelakaan air tersebut.

Adapun korban hilang yang masih belum ditemukan di antaranya Ratnawatin (35), Yuliana, (35), Desti Anjani (35), dan Indriani (5).

Baca: Speedboat yang Angkut Rombongan Anak TK Tenggelam, Lima Penumpang Belum Ditemukan

Baca: Speedboat Dirampok di Tengah laut, Seorang Warga Ditemukan Tewas Mengambang

Kecelakaan tersebut berawal ketika rombongan tersebut hendak berangkat mengikuti kegiatan Porseni tingkat TK di Desa Dangkan Kota.

Mereka berangkat menggunakan speed longboat dengan penggerak 15 PK dan jumlah penumpang sebanyak 35 orang.

Dari jumlah tersebut sebanyak 13 di antaranya anak-anak dan 22 lainnya orang dewasa. Namun, dalam perjalanan, mesin speedboat 15 PK mengalami masalah (propeller loss) sehingga kipas tidak berfungsi.

Akibat adanya arus sungai air yang deras dan berputar yang mengakibatkan longboat yang digunakan menabrak batang kayu yang posisinya melintang di bagian sisi sungai.

Akibat menabrak kayu, bodi bagian depan speedboat mengalami kerusakan dan langsung tenggelam.

Sebagian besar penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan cara berenang dan ada juga yang terseret dengan arus sungai yang sampai saat ini belum ditemukan. (Kontributor Pontianak, Yohanes Kurnia Irawan)

Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help