TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Miras Ilegal Asal Malaysia Kembali Diamankan Prajurit TNI di Perbatasan

Berawal dari adanya laporan masyarakat, tentang peredaran minuman keras ilegal, personel TNI yang bertugas di Aji Kuning, langsung menindaklanjuti.

Miras Ilegal Asal Malaysia Kembali Diamankan Prajurit TNI di Perbatasan
HO/Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN).
Minuman keras yang tidak dilengkapi dengan dokumen perizinan, kembali diamankan personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (AWL), yang bertugas di Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (24/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Minuman keras yang tidak dilengkapi dengan dokumen perizinan, kembali diamankan personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (AWL), yang bertugas di Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (24/4/2017) dini hari tadi.

Berawal dari adanya laporan masyarakat, tentang peredaran minuman keras ilegal, personel TNI yang bertugas di pos Aji Kuning, langsung menindaklanjuti informasi itu, dengan melakukan pemeriksaan terhadap perahu-perahu yang sandar di pangkalan perahu patok tiga, Desa Aji Kuning.

Hasilnya, terdapat 93 botol minuman keras dengan kadar alkohol 5,5 persen, dari salah satu perahu.

"Sejak Minggu (23/4/2017), anggota dapat informasi tentang adanya kardus mencurigakan, langsung ditindaklanjuti, dan memang terdapat empat kardus isi minuman keras ilegal," ungkap Dansatgas Pamtas Yonif 611/Awl, Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto, Senin (24/4/2017).

Baca: Evaluasi Program TMMD, Kasdam VI Mulawarman Tinjau Program Kesehatan hingga Serahkan Sembako

Lanjut dia menjelaskan, setelah mengetahui keberadaan minuman keras itu, pihaknya lantas menunggu beberapa saat, guna mengetahui siapa yang datang untuk membawa minuman keras itu, namun setelah ditunggu-tunggu, tak juga kunjung datang siapa pemilik dari minuman keras tersebut.

"Sampai pukul 03.45 Wita, anggota menunggu di lokasi penemuan, guna mengetahui siapa pemilik minuman keras ini, tapi tak kunjung datang juga, dan akhirnya anggota kembali ke pos dengan membawa serta minuman keras itu, sebagai barang bukti," tuturnya.

Minuman keras tersebut diduga berasal dari Malaysia, yang kerap masuk melalui jalur laut, dengan tujuan pangkalan perahu patok tiga di Desa Aji Kuning. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help