TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Berawal dari Keakraban di Warung Bakso, Prajurit TNI di Perbatasan Kembali Terima Senjata Api

Mendapat penjelasan tersebut, Irsan menjadi sadar dan paham tentang kepemilikan senjata api.

Berawal dari Keakraban di Warung Bakso, Prajurit TNI di Perbatasan Kembali Terima Senjata Api
HO - Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN).
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl), Kodam VI/Mulawarman kembali mengamankan satu pucuk senjata rakitan jenis penabur di Desa Sujau Rt 2, Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (25/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl), Kodam VI/Mulawarman kembali mengamankan satu pucuk senjata rakitan jenis penabur di desa Sujau RT 2, Kecamatan Sebuku, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Senin (24/4/2017).

Kembali diserahkannya senjata api rakitan jenis penabur milik warga secara sukarela kepada prajurit di perbatasan, berawal dari pendekatan dan juga keakraban anatara warga dan prajurit TNI.

Keakraban tersebut terjalin, setelah prajurit TNI yang bertugas kerap melakukan kunjungan ke rumah warga.

Selain sebagai ajang silaturahmi, juga dilakukan untuk mengetahui permasalahan yang dialami warga.

Melalui anjangsana yang berujung keakraban tersebut, membuat warga lebih terbuka dengan prajurit TNI.

"Beberapa anggota TNI yang sebelumnya sudah pernah bertugas di wilayah tersebut, mendatangi rumah warga yang sudah lama dikenalnya. Dan, antara anggota yang bertugas di pos Tembalang dengan warga, sudah terbentuk rasa kekeluargaan," ungkap Dansatgas Yonif 611/Awang Long, Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto, pada rilis Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Selasa (25/4/2017).

Setelah itu, pada Minggu (23/4/2017) lalu, prajurit TNI bertemu tanpa sengaja dengan Irsan dan keluarganya, di salah satu warung bakso.

Saat itulah, Irsan menceritakan, jika dirinya memiliki senjata api rakitan yang sudah lama tidak digunakannya.

Mengetahui adanya warga yang memiliki senjata api, beberapa prajurit TNI berinisitif untuk ke rumah Irsan, guna menjelaskan tentang aturan kepemilikan senjata api sesuai dengan UU yang berlaku.

Mendapat penjelasan tersebut, Irsan menjadi sadar dan paham tentang kepemilikan senjata api.

"Setelah mendapatkan penjelasan tentang aturan kepemilikan senjata api, yang bersangkutan paham dan secara sadar, serta sukarela menyerahkan senjata api tersebut kepada anggota," ungkapnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help