TribunKaltim/

Mangkrak, Wabup Tanyakan Mengapa Dermaga Wisata tak Difungsikan?

Tidak hanya proses pembangunannya saja yang molor, hingga saat ini, dermaga pariwisata tersebut mangkrak, tidak dipergunakan.

Mangkrak, Wabup Tanyakan Mengapa Dermaga Wisata tak Difungsikan?
TRIBUN KALTIM/GEAFRY NECOLSEN
Dermaga Wisata di Jalan Milono, eks Pasar Gaya mini dikerjakan sejak tahun 2014 dan baru rampung di tahun 2016, setelah hampir dua tahun rampung dikerjakan, dermaga ini tak kunjung difungsikan. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Tahun 2014 lalu, Pemkab Berau telah menganggarkan dana sebesar Rp 33 miliar untuk membangun dermaga wisata, di Jalan Milono, eks Pasar Gayam.

Pembangunan dermaga tersebut baru rampung tahun 2016 lalu, atau molor satu tahun dari target.

Tidak hanya proses pembangunannya saja yang molor, hingga saat ini, dermaga pariwisata tersebut mangkrak, tidak dipergunakan, bahkan tidak ada aktivitas apapun di dermaga tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Mappasikra Mappaseleng mengatakan, pihaknya sangat berharap, dermaga tersebut bisa segera difungsikan.

“Peruntukannya sebagai dermaga wisata. Kita berharap segera difungsikan, karena kalau memanfaatkan dermaga yang ada di Jalan Pulau Derawan, kurang representatif dan rawan (kecelakaan), karena posisinya terlalu jauh dan tidak ada tangga,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo juga mempertanyakan mengapa dermaga tersebut tak difungsikan.

“Harusnya setelah rampung dikerjakan, langsung diserahterimakan, jadi bisa kita manfaatkan sebagai dermaga wisata. Saya akan tanyakan itu ke pihak-pihak terkait,” ujarnya, Rabu (26/4/2017) 15.30 Wita. (*)

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help