TribunKaltim/

Korban Keracunan Massal Mulai Membaik

Ia mengatakan, saat ini ada 30 orang warga yang masih rawat inap di Puskesmas Muara Muntai. Mereka masih dilakukan perawatan intensif.

Korban Keracunan Massal Mulai Membaik
ISTIMEWA
Sejumlah warga Desa Jantur yang diduga menjadi korban keracunan masal mendapatkan perwatan intensif di Puskesmas Muara Muntai. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Kepala Desa Muara Muntai Ulu, Sopan Sopian mengemukakan 58 orang korban keracunan masal sudah mulai membaik, Kamis (27/4/2017) hari ini.

Sementara itu, balita atas nama Fahri (5) akan dikebumikan hari ini di Desa Jantur Selatan, Kecamatan Muara Muntai.

"Alhamdulillah semua korban keracunan massal sudah dalam kondisi membaik, beberapa korban dievakuasi ke RSUD Dayaku Raja Kota Bangun. Semoga hal semacam ini tidak akan pernah terulang lagi di wilayah manapun, " ujar Sopian.

Ia mengatakan, saat ini ada 30 orang warga yang masih rawat inap di Puskesmas Muara Muntai. Mereka masih dilakukan perawatan intensif.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 59 warga Desa Jantur Baru dan Jantur Selatan, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kujar) mengalami keracunan masal diduga akibat makan nasi bungkus dan ikan haruan (gabus) dalam acara Peringatan Isra Miraj yang digelar di Musala Al Amin, Desa Jantur, Selasa (25/4/2017) pukul 20.00 Wita.

Baca: Makan Nasi Bungkus di Peringatan Isra Miraj, 59 Warga Keracunan, Satu Balita Meninggal!

Warga mengalami pusing, muntah hingga buang air besar pada Rabu (26/4/2017) pagi.

Kejadian ini bermula saat 70 orang warga mengikuti acara peringatan Isra Miraj.

Pihak panitia membagikan nasi bungkus dengan isi nasi putih dan ikan gabus.

Beberapa warga makan di tempat, sebagian lagi dibawa pulang. Keesokan paginya, warga mengalami pusing kepala, muntah disertai BAB.

Mereka menduga telah mengalami keracunan akibat mengonsumsi nasi bungkus itu.

Terkait dugaan keracunan ini, Polsek Muara Muntai bekerja sama dengan Petugas Puskesmas Muara Muntai melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan panitia, terutama bagian konsumsi acara.

"Kita sudah mengirimkan sampel nasi bungkus, bekas muntahan dan air seni warga ke RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang,” ujar Iptu Andreas, Kapolsek Muara Muntai.

Ia belum bisa memastikan kapan hasil sampel ini keluar. (*)

Penulis: Rahmad Taufik
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help