TribunKaltim/

Destinasi

Pohon Purba di Lombok Timur Laris Jadi Obyek Selfie dan Tempat Syuting Video Klip

Para pengunjung di antaranya fotografer, muda-mudi, dan para keluarga yang datang untuk mengisi liburan sekalian berfoto-foto.

Pohon Purba di Lombok Timur Laris Jadi Obyek Selfie dan Tempat Syuting Video Klip
KOMPAS/KHAERUL ANWAR
Tegakan pohon purba di Dusun Permatan, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, menjadi obyek wisata yang menarik pengunjung, seperti yang terlihat pada pekan kedua Februari 2017 lalu. Pohon langka ini sekaligus menjadi tempat untuk berswafoto dan pembuatan videoklip grup band-band lokal. 

TRIBUNKALTIM.CO -- "KITA mampir di obyek wisata pohon purba ya," ujar seorang rekan fotografer seusai liputan dampak banjir di Desa Sembelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (12/2/2017) siang.

Lokasi pohon terletak di Dusun Permatan, Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, di jalur transportasi lingkar utara Pulau Lombok.

Obyek rekreasi itu berupa deretan tegakan pohon setinggi 40 meter hingga 50 meter.

”Pohon-pohon itu biasanya media tumbuh kembang koloni lebah, dan buahnya menjadi makanan burung dara hutan,” tutur Indriyatno, dosen Fakultas Pertanian Universitas Mataram di Mataram, Lombok.

Pepohonan tinggi itu berada di lahan seluas 4 hektar dan dimiliki 4 orang meskipun yang dikembangkan menjadi obyek wisata sekitar 1,5 ha.

”Dulu lokasi pohon itu adalah hutan tutupan,” kata Dani Mukarrom, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kehutanan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Areal itu sempat dijadikan budidaya kapas pada tahun 1970-an. Pada tahun 1982 areal ini dialihstatuskan untuk kegiatan tanaman perkebunan, lalu diserahkan kepemilikannya kepada perseorangan.

”Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mencoba membelinya untuk dijadikan areal konservasi mengingat pohon itu sangat langka. Namun, sampai sekarang belum terwujud. Empat pemiliknya ingin menjadikan lokasi itu sebagai lokasi wisata,” ujar Dani.

Menurut Dani, terdapat 40 pohon di areal itu. Jumlah pepohonan belum termasuk di pinggir jalan, baik yang tumbuh subur maupun yang tumbang akibat angin kencang dan ditebang, karena batangnya keropos dan lapuk.

Berjarak sekitar 75 kilometer arah timur Mataram, ibu kota NTB, areal pohon purba bagaikan belantara mini.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help