TribunKaltim/

Agung Podomoro Land Optimistis Bisnis Properti Membaik di 2017

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memperkenalkan produk APL di Kaltim seperti Borneo Bay City dan Perumahan Bukit Mediterania Samarinda.

Agung Podomoro Land Optimistis Bisnis Properti Membaik di 2017
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD AFRIDHO SEPTIAN
Fransiskus Afong, General Manager Agung Podomoro Land saat memberikan paparan tentang progres dan prospek investasi dalam event Gala Dinner Golden Night, Jumat (28/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebagai pengembang yang telah 47 tahun fokus di bidang properti residensial, PT Agung Podomoro Land (APL) Tbk, yakin tahun ini proyek-proyek unggulan APLN akan tumbuh dan menjadi ikon atau kebanggaan stakeholders di wilayahnya.

Hal ini diterangkan oleh Fransiskus Afong, General Manager Agung Podomoro Land yang didampingi oleh Agus Bandero, asisten Vice President Operation Agung Podomoro Group wilayah Samarinda dalam gelaran event Gala Dinner Golden Night yang diselenggarakan di Swiss-Belhotel Borneo Samarinda, Jumat (28/4/2017).

Dalam kesempatan tersebut pihaknya juga memperkenalkan produk APL di Kaltim seperti Borneo Bay City dan Perumahan Bukit Mediterania Samarinda.

"Dalam kegiatan ini kami sebenarnya ingin memaparkan kepada tamu dan loyal customer kita gambaran pertumbuhan properti di 2017 itu seperti apa. Kedua, kita juga akan mempresentasikan proyek-proyek yang ada di seputaran Kaltim ini seperti Bukit Mediterania Samarinda dan Borneo Bay City," jelasnya kepada Tribun Kaltim.

Berbicara tentang perekonomian daerah, Afong sendiri menanggapinya dengan santai namun optimis.

Ia mengatakan, sekarang ini hanya terjadi stagnasi. Namun jika ekonomi kembali menanjak, ibarat anak panah yang dilepaskan dari busurnya, nilai bisnis properti akan langsung melesat.

"Terlepas dengan gonjang-ganjing hasil bumi yang begitu harga batu bara anjlok, ekonomi agak terkoreksi. Tapi kita belajar dari sejarah, sejak tahun 1998 krisis begitu parah. Tapi itu kan hanya seperti gelombang, ada massanya down ada juga yang up. Jadi menurut kami sebagai pengembang ini hanya masalah waktu saja," ujarnya.

Ia pun mengklaim bahwa justru saat-saat seperti ini adalah waktu yang tepat untuk membeli properti. Sebab dengan melemahnya perekonomian, yang terjadi sekarang adalah customer market atau pasar untuk pembeli.

"Kalau sudah ekonomi booming lagi, itu sudah pasarnya penjual mau menetapkan harga. Karena sekarang developer berlomba-lomba memberikan penawaran spesial untuk para customer maupun calon investor yang akan bergabung dengan kita," ujarnya yang diamini pula oleh Bandero.

Bandero sendiri mengatakan melesatnya nilai investasi properti itu akan sangat ditunjang oleh perkembangan infrastruktur seperti jalan tol dan bandara baru di Samarinda.

"Itu salah satu potensi yang nantinya akan mampu memicu perkembangan Kota Samarinda dan Balikpapan. Itulah yang membuat kita optimis dengan perkembangan market di Kaltim. Kalau daerah itu tidak berkembang tidak mungkin ada developer-developer yang datang," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Afridho Septian
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help