TribunKaltim/

Parenting

Kaget Dengar Anak Anda Berkata Kasar? Ini Cara Mencegahnya

Kebanyakan ayah mungkin tertawa mendengar si kecil mengumpat. Tapi ternyata itu bukan reaksi yang tepat.

Kaget Dengar Anak Anda Berkata Kasar? Ini Cara Mencegahnya
diego_cervo
Anak berkata kasar, apa yang harus kita lakukan? 

TRIBUNKALTIM.CO -- Hampir semua ayah yang memiliki anak berusia di atas dua tahun pernah dikagetkan oleh kata-kata kasar yang keluar dari mulut anaknya, baik dalam konteks bercanda maupun benar-benar menyumpah.

Saya sendiri pernah terkejut saat anak saya tiba-tiba berkomentar dengan kata “What the f**k was that?”

Saya jelas tak pernah menggunakan kata-kata itu, karena saya memang jarang berbahasa Inggris. Setelah saya tanya dari mana ia mendapatkan kata tersebut, jawabannya adalah Youtube.

“Teman-teman saya juga mengatakan itu kok,” ujarnya membela diri.

Seorang rekan juga punya pengalaman serupa. Saat itu secara tidak sadar anaknya belajar dari dirinya. Suatu ketika ia mengumpat pengemudi lain yang belok tanpa memberi tanda.

Beberapa hari kemudian, ketika anaknya melihat mobil yang ugal-ugalan, kata yang sama itu keluar dari mulut si kecil.

Kebanyakan ayah mungkin tertawa mendengar si kecil mengumpat. Tapi ternyata itu bukan reaksi yang tepat. Sikap itu malah akan membuatnya merasa tersanjung.

Justru kita harus mengajarinya menggunakan bahasa yang lebih santun, meski hal itu tidak mudah mengingat kita sendiri sering keceplosan memaki di depan anak.

Nah, agar anak tidak terbiasa mengumpat atau menggunakan kata-kata kasar, penting bagi para ayah dan orang lain di dalam keluarga untuk menetapkan aturan berbahasa dan mengikutinya.

Berikut beberapa tips untuk menghilangkan kata-kata kasar dari mulut anak-anak kita, sekaligus bagaimana bersikap bila anak kita mengucapkan kata-kata tersebut.

Halaman
123
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help