TribunKaltim/

Jual Miras Ilegal, Tenaga Honor SMK Dijerat Hukum Adat

“Sesuai hasil koordinasi dengan muspika dan semua kepala adat setempat, disepakati pelaku dikenakan sanksi adat,” ujarnya.

Jual Miras Ilegal, Tenaga Honor SMK Dijerat Hukum Adat
HO
Barang bukti ratusan botol minuman keras illegal yang diperdagangkan seorang oknum tenaga honor di SMK Krayan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
 
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kepala adat di Krayan mengenakan sanksi berdasarkan undang-undang hukum adat kepada P A (38) lantaran berbisnis jual beli minuman keras ilegal.

Tenaga honor di SMK Negeri Krayan itu dikenai sanksi sesuai aturan adat yang berlaku sejak 31 Maret 2017 di Krayan tentang minuman keras bagi penjual maupun pengguna.

Kasubbag Humas Polres Nunukan Inspektur Polisi Satu Muhamad Karyadi mengatakan, terungkapnya kasus tersebut berawal pada Minggu (7/5/2017), saat polisi menerima laporan dari masyarakat mengenai sekelompok pemuda yang sedang pesta miras.

“Polisi lalu bergerak dan mengamankan pemuda dan pemudi dimaksud,” ujarnya, Senin (8/5/2017).

Dari pengembangan kasus itu diketahui jika minuman keras yang digunakan tersebut berasal dari seseorang. Polisi lalu mengamankan terlapor dalam kasus tersebut.

(Baca juga: Duh, Dua Pegawai RSUD Terjaring Operasi Narkoba)

“Polisi lalu melakukan penggeledahan di rumah kediaman terlapor. Kemudian diamankan barang bukti,” ujarnya.

Dari kediaman pelaku diperoleh sebanyak 302 botol minuman keras merk Golden Starz. Minuman keras tersebut berasal dari Lawas, Negara Bagian Serawak, Malaysia.

“Sesuai hasil koordinasi dengan muspika dan  semua kepala adat setempat, disepakati pelaku dikenakan sanksi adat,” ujarnya.

Karyadi mengatakan di sejumlah kecamatan seperti di Krayan, Sebuku, dan Lumbis, warga setempat masih menerapkan hukuman adat.

"Kami kurang tahu seperti apa itu. Tetapi tetap kami mengedepankan proses hukum. Akan dikenakan undang-undang yang berlaku,” ujarnya. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help