TribunKaltim/

Penyidik KPK Disiram Air Keras

Polisi Belum Ungkap Pelaku, Keluarga Novel Baswedan Minta Polri Bentuk Tim Pencari Fakta

Kasus teror menyebabkan mata Novel mengalami kerusakan itu masih belum menemui titik terang.

Polisi Belum Ungkap Pelaku, Keluarga Novel Baswedan Minta Polri Bentuk Tim Pencari Fakta
KOMPAS IMAGES
Novel Baswedan 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Hampir satu bulan insiden penyiraman air keras kepada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, berlalu.

Namun sampai saat ini aparat kepolisian belum mampu mengungkap siapa pelaku.

Kasus teror menyebabkan mata Novel mengalami kerusakan itu masih belum menemui titik terang.

Polri masih berupaya mengumpulkan alat bukti sebagai upaya mengungkap kasus itu.

Garis polisi berwarna kuning masih ditaruh di tempat kejadian perkara (TKP) yang hanya berjarak dua rumah atau 30 meter dari kediaman Novel di Jalan Deposito T8, RT/RW 003/10 Kelurahan Kelapa Gading, Kecamatan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara.

Pengamanan di rumah dan lingkungan di sekitar kediaman Novel diperketat.

Seorang petugas keamanan ditempatkan di depan rumah berwarna dasar cokelat itu.

Dua orang petugas keamanan disiagakan dari instansi KPK.

Mereka berjaga selama 1X24 jam secara bergantian sejak malam hari setelah insiden penyiraman kepada Novel.

Berdasarkan pemantauan, seorang pria berbadan tinggi, berpostur tegap, berkepala plontos, duduk di seberang rumah Novel.

Halaman
123
Penulis: nurlembang
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help