TribunKaltim/

Pilgub Kaltim

Jelang Pilgub, Jaang Perintahkan Jajarannya Netral

Jaang sendiri, saat ini merupakan salah satu figur yang digadang-gadang bertarung dalam Pilgub kali ini.

Jelang Pilgub, Jaang Perintahkan Jajarannya Netral
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Ilustrasi - PNS. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Walikota Samarinda Syaharie Jaang menerbitkan edaran kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkot Samarinda.

Dalam edaran yang diteken 10 Mei itu, Jaang meminta ASN bersikap netral dalam setiap agenda politik.

Diketahui, 2018 mendatang, Kaltim akan memilih gubernur baru, pengganti Awang Faroek Ishak.

Jaang sendiri, saat ini merupakan salah satu figur yang digadang-gadang bertarung dalam Pilgub kali ini.

Selain Jaang, Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail juga akan ikut terjun di Pilgub sebagai bakal calon wakil gubernur.

“Edaran yang dikeluarkan Pak  Wali per 10 Mei 2017 ini,  bukan hanya khusus Pilgub, tapi juga semua event pilkada baik di Samarinda, maupun  daerah luar Samarinda,” ucap kepala Dinas Komunikasi dan  Informatika (Diskominfo)  Samarinda Aji Syarif  Hidayatullah, Jumat (12/5/2017).

Menurutnya, edaran sudah  disebarkan ke kepala Dinas/ Bagian di lingkungan Pemkot  Samarinda, termasuk camat dan lurah supaya netral. 

“Ini  upaya mendukung dan  menciptakan iklim yang  kondusif dalam  penyelenggaraan pemilihan  kepala daerah,” kata Dayat, sapaan akrabnya.

Jadi, kata Dayat, ASN tidak boleh terlibat  dalam kampanye mendukung  calon kepala daerah. 

“Pegawai  ASN harus bebas dari pengaruh  dan intervensi semua golongan   dan partai politik,” tegasnya.

 Sikap netral yang dimaksud dalam edaran itu, menurut Dayat, termasuk tidak menggunakan fasilitas pemerintah. Termasuk mengadakan program yang menguntungkan atau merugikan salah satu calon. 

Tidak hanya itu, lanjutnya,  mengadakan kegiatan yang  mengarah kepada keberpihakan  terhadap pasangan calon yang  menjadi peserta pemilihan  sebelum, selama dan sesudah  masa kampanye, meliputi  ajakan, imbauan, seruan,  atau pemberian barang kepada  PNS dalam lingkungan unit  kerja, anggota keluarga dan  masyarakat. (*)

Penulis: Rafan Dwinanto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help