TribunKaltim/

Penyidik KPK Disiram Air Keras

Pria yang Sempat Diperiksa Terkait Penyerangan Novel, AL, Bekerja Sebagai Sekuriti di Tempat Spa

Akhirnya Novel memberikan satu foto orang yang dicurigainya sebagai pelaku penyerangan.

Pria yang Sempat Diperiksa Terkait Penyerangan Novel, AL, Bekerja Sebagai Sekuriti di Tempat Spa
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono saat di sidang kasus dugaan penodaan agama, auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Kamis (20/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Teka-teki kasus penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, mulai tersibak.

Tim gabungan dari penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya dan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia mulai mendapatkan petunjuk mengenai pelaku setelah mendapatkan keterangan dari Novel di Singapura.

Novel memberikan satu foto orang yang diduga menjadi penyiram air keras ke arah mukanya.

Awalnya pihak kepolisian mendatangi Singapore National Eye Centre (SNEC) tempat Novel dirawat, di Singapura.

Namun, mereka tidak mendapatkan izin dari pihak dokter untuk menanyai Novel karena faktor kesehatannya.

"Sampai di sana, dokter belum memberikan izin dan pemeriksaan BAP juga belum bisa," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (11/5/2017)

Baca: Polri Klaim Temukan Titik Terang Ungkap Kasus Novel Baswedan

Baca: Istana Pilih Menanti Laporan Kapolri Terkait Pengungkapan Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Akhirnya pihak kepolisian mencoba melobi pihak rumah sakit untuk bisa berkomunikasi dengan Novel meski sebentar.

Akhirnya pihak kepolisian diizinkan untuk berkomunikasi dengan Novel.

Halaman
1234
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help