TribunKaltim/

Dari 59 Dukungan ke Zuhdi Yahya, Dua Cabor Dinyatakan Tidak Sah, Ini Penyebabnya

Namun setelah diverifikasi, terdapat dua cabor yang dukungannya dinyatakan tidak sah.

Dari 59 Dukungan ke Zuhdi Yahya, Dua Cabor Dinyatakan Tidak Sah, Ini Penyebabnya
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon Ketua KONI Kaltim periode 2017-2021 saat menyampaikan konferensi pers di Sekretariat KONI Kaltim, Jl Kesuma Bangsa, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (14/5/2017) pukul 16.00 Wita. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tim Penjaringan dan Penyaringan telah resmi menetapkan Zuhdi Yahya sebagai calon tunggal Ketua KONI Kaltim periode 2017-2021.

Berdasarkan verifikasi tahap akhir, Zuhdi Yahya memenuhi seluruh persyaratan sebagai calon Ketua KONI Kaltim. Terutama syarat dukungan dari pemegang hak suara.

Sekretaris tim Penjaringan dan Penyaringan, Budhi Iriawan, mengatakan Zuhdi Yahya mendapat 59 dukungan.

"Masing-masing itu 44 dukungan dari cabor, 5 dari badan fungsional, dan 10 dukungan dari KONI Cabang," ujarnya saat konferensi pers di Sekretariat KONI Kaltim, Jl Kesuma Bangsa, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (14/5/2017) pukul 16.00 Wita.

Namun setelah diverifikasi, terdapat dua cabor yang dukungannya dinyatakan tidak sah.

Menurut Budhi, dukungan tersebut berasal dari Pengprov Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kaltim dan Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kaltim.

Budhi menegaskan alasan tidak sahnya dukungan dua cabor tersebut lantaran surat dukungan tidak ditandatangani Ketua umum Pengprov yang bersangkutan.

"Dua cabor itu tidak ditandatangani Ketua Umum Pengprovnya. Berdasarkan peraruran, tandatangan selain ketua umum dianggap tidak sah. Jadi dukungan dua cabor tersebut gugur," kata Budhi.

Dukungan dari Perbakin untuk Zuhdi Yahya hanya ditandatangani Roy Nirwan selaku Ketua Harian Perbakin Kaltim. Padahal Ketua Umum Perbakin Kaltim adalah mantan Kapolda Kaltim, Irjen Pol Andayono.

Sedangkan dukungan dari PBSI tidak ditandatangani Ketua Umum, Isran Noor, melainkan hanya berisi tandatanan Waketum Saefuddin DJ dan Sekkum, Sofyan Masykur.

"Dengan demikian hanya ada 42 dukungan cabor yang sah ditambah 10 dukungan KONI Cabang dan 5 dukungan badan fungsional," ucapnya.

Total Zuhdi mengantongi 57 dukungan, atau 79 persen dukungan dari 72 pemegang hak suara Musorprov Kaltim. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help