TribunKaltim/

Hilang Aset PT CKB Rugi 28 Juta, Ternyata Malingnya Sekuriti Perusahaan Sendiri

Bukannya menjaga fasilitas dan sarana prasarana perusahaan, mereka malah bersekongkol melakukan tindak pidana kriminal yang merugikan perusahaan.

Hilang Aset PT CKB Rugi 28 Juta, Ternyata Malingnya Sekuriti Perusahaan Sendiri
IST/Polsek Balikpapan Barat
Jajaran reskrim Polsek Balikpapan Barat saat mengamankan tersangka dan barang bukti sebelum dibawa ke Mapolsek, Minggu (14/5/2017) kemarin. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jangan coba-coba menyalahgunakan jabatan untuk menguntungkan diri sendiri apalagi berbuat jahat, bila tidak mau masuk bui.

Seperti yang dialami Irwansyah (32), Nurhamdani (27), Indra Kusuma (34) dan Catur Riadi (41) yang harus mendekam di sel Polsek Balikpapan Barat, Minggu (14/5/2017) kemarin.

Keempat orang tersebut merupakan sekuriti PT Cipta Krida Bahari (CKB) sebelum menjadi tersangka kasus pencurian yang diungkap jajaran Polsek Balikpapan Barat.

Bukannya menjaga fasilitas dan sarana prasarana perusahaan, mereka malah bersekongkol melakukan tindak pidana kriminal yang merugikan perusahaan.

Menggunakan jabatan yang diemban sebagai sekuriti perusahaan, mereka percaya diri menggondol barang-barang perusahaan, Minggu (16/4/2017) silam.

Baca: Pegawai Outsource yang Jadi Sekuriti Malah Ambil Aset Perusahaan, PT CKB Ambil Langkah Tegas

Baca: Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Pencurian Brankas Berisi Uang Rp 900 Juta

Namun sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh jua. Polisi berhasil mengendus perbuatan kriminal yang mereka lakukan yang berujung pada penangkapan kawanan tersebut.

Kapolres Balikpapan melalui Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa membeberkan, pengungkapan bermula saat pihaknya mendapat laporan dari PT CKB.

Perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor pertambangan tersebut kehilangan panel genset, dinamo Starter, ballast, lighting tower, radio Rig dan radio HT.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help