TribunKaltim/

Liga Indonesia

Kalah di Bali, Presiden Borneo FC Ingin Timnya Segera Move On

Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin menyerukan pasukannya agar segera bangkit.

Kalah di Bali, Presiden Borneo FC Ingin Timnya Segera Move On
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin (tengah) saat launching perkenalan skuad Borneo FC 2017 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kekalahan Borneo FC atas Bali United tiga gol tanpa balas, memperpanjang rekor tak pernah menang Pesut Etam di laga tandang.

Tiga gol yang bersarang ke gawang Muhammad Ridho merupakan kekalahan kedua terbesar Pesut Etam selama di bawah asuhan Dragan Djukanovic.

Sebelumnya kekalahan dengan skor serupa terjadi musim lalu saat melawan Persipura Jayapura dalam gelaran ISC A 2016.

Presiden Borneo FC, Nabil Husein Said Amin menyerukan pasukannya agar segera bangkit.

"Borneo FC harus segera bangkit. Karena untuk menuju sukses itu perlu proses, intinya tetap semangat dan mari berjuang secara keras lagi," ujar Nabil usai mendampingi timnya di Bali, Senin (15/5/2017) pukul 17.00 Wita.

Sejauh ini Pesut Etam sulit tampil meyakinkan kala bertanding di laga tandang. Salah satu faktor yang mempengaruhi performa Borneo FB yaitu jadwal Liga 1 yang padat dan tak berimbang.

Terhitung dari 7 laga awal Borneo FC, hanya dua partai yang dimainkan di Stadion Segiri, Samarinda, sedangkan 5 laga sisanya adalah laga tandang.

Nabil masih percaya Lerby dkk punya potensi meraup poin maksimal di laga tandang selanjutnya. Ia meminta seluruh pemain menunjukkan perjuangan sejati di lapangan.

"Percayalah ketika tim ini menuai hasil buruk seperti saat ini, saya adalah orang yang sangat-sangat tidak menyukai hal itu. Memang, menang kalah imbang normal, kita harus melalui seluruh pertandingan dengan perjuangan sejati," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help