TribunKaltim/

Berita Korem 091 ASN

Lima Bulan Bertugas, Sudah 18 Senpi Rakitan Diamankan Prajurit TNI di Perbatasan

Penyerahan senjata api rakitan itu bermula dari pelaksanaan karya bakti pembuatan batako, untuk membangun MCK masjid Nur Hikmah di RT 9.

Lima Bulan Bertugas, Sudah 18 Senpi Rakitan Diamankan Prajurit TNI di Perbatasan
HO/Penrem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN).
Satgas Pamtas Yonif 611/AWL kembali menerima senjata api rakitan jenis penabur, yang diberikan warga secara sukarela, Senin (15/5/2017).

Laporan wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Selama lima bulan bertugas di daerah perbatasan RI-Malaysia Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long (Awl) Kodam VI/Mulawarman yang berkedudukan di Samarinda telah mengamankan senjata rakitan sebanyak 18 pucuk dari masyarakat, secara sukarela.

Dan, belum lama ini prajurit TNI yang bertugas di pos Siemanggaris Baru, kembali menerima senjata api rakitan, milik Malla (40), warga desa Sungai Kaduyantaka Kecamatan Siemanggaris Kabupaten Nunukan, pada Sabtu (13/5) silam.

Penyerahan senjata api rakitan itu bermula dari pelaksanaan karya bakti pembuatan batako, untuk membangun MCK masjid Nur Hikmah di RT 9.

"Jumat (12/5) lalu, anggota melaksanakan karya bakti pembuatan batako dan di sela-sela pembuatan batako, Danpos memberikan arahan dan wawasan kepada warga mengenai kepemilikan senjata api rakitan," Ungkap Dansatgas Yonif 611/Awang Long, Letkol Inf Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto, melalui rilis Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Senin (15/5/2017).

Setelah usai melaksanakan karya bakti, ketika sampai di pos ternyata salah satu warga ingin bertemu dengan Danpos Siemanggaris Baru dan menyampaikan bahwa dirinya ingin menyerahkan senjata api rakitan miliknya.

"Terima kasih kepada bapak Malla atas kerjasamanya, dengan sukarela menyerahkan senjata api rakita. Saat ini, satu pucuk senjata api rakitan jenis penabur telah diamankan di gudang senjata pos Siemanggaris Baru," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help