TribunKaltim/

Sudah 150 Negara Terserang Virus WannaCry, Begini Suasana di Bandara SAMS

Saya lihat kemarin di TV dari Kemkominfo sudah kasi instruksi untuk mencegah virus ini menyebar," kata Willy.

Sudah 150 Negara Terserang Virus WannaCry, Begini Suasana di Bandara SAMS
TRIBUNKALTIM.CO/Nalendro Priambodo
Suasana di depan pintu pemeriksaan Bandara SAMS Balikpapan, Senin (15/5/2017) berjalan lancar, pengunjung nampak menunjukan boarding passnya kepada petugas pemeriksaan. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, NALENDRO PRIAMBODO

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Sampai 15 Mei 2017, sudah 150 negara terinfeksi virus komputer Ransomware, WanaCry.

Di Indonesia, serangan WanaCry menyerang komputer personal maupun untuk kepentingan publik, beberapa hari yang lalu, serangan virus ini di temukan RS Dharmais dan RS Harapan Kita.

Dari pantauan Tribunkaltim.co di Bandara Sultan Adji Muhammad Sulaiman Sepinggan (SAMS), Senin(15/5/2016) akitivitas pelayanan di beberapa maskapai penerbangan tujuan domestik berjalan lancar walaupun terlihat lengang.

Beberapa calon penumpang nampak mengantri di loket untuk mengurus boarding pass di maskapai keberangkatan.

Salah seorang penumpang bernama Edo Rino, yang menggunakan salah satu maskapai penerbangan swasta lokal menyebutkan, sempat mendengar kabar tentang virus WanaCry yang menyerang rumah sakit di Indonesia.

Ia tak tahu dengan serangan terhadap fasilitas publik lain seperti misalnya penerbangan di bandara .

"Saya kira serangan virus itu cuma di rumah sakit saja, ga tahu kalau di Bandara, tadi sih kaya biasa pas mau boarding pass, daftar dilayani pakai komputer, sejauh ini belum ada kendala," ujar Edo yang rencana akan terbang ke Jakarta ini.

Sementara itu, Willy calon penumpang maskapai Garuda Indonesia dari Bali menuju Berau yang transit di Bandara SAMS juga mengatakan, sejauh ini tidak ada kendala komputer dan internet saat proses pengurusan boarding pass di SAMS

"Biasa aja sih mas ga ada masalah, tadi dilayani kaya biasa, tunjukan KTP dan dilayani kaya biasa," ujar Willy.

Ia pun tak terlalu khawatir, karena secara personal dirinya lebih memilih operation system milik Apple ketimbang Microsoft. Selain itu dirinya yakin kalau pemerintah sudah melakukan langkah pencegahan untuk penyebaran ini.

"Saya lihat kemarin di TV dari Kemkominfo sudah kasi instruksi untuk mencegah virus ini menyebar," kata Willy.

Suasana di gerbang pintu pemeriksaan penerbangan domestik yang terletak di lantai tiga bandara ini nampak normal, seperti biasa, pengunjung yang masuk di periksa satu persatu dengan melalui gerbang X-Ray dan menunjukan boarding pass nya.

Beberapa petugas di luar areal masih dapat menggunakan komputer dekstopnya. Panel informasi penerbangan berjalan dengan normal. Sesekali, di pengeras suara terdengar informasi tentang keberangkatan pesawat (*)

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help