TribunKaltim/

Virus WannaCry Bikin Ditlantas Tingkatkan Pengamanan Server Data Kendaraan

"Pelayanan SIM maupun pajak sejauh ini aman, belum ada gangguan," tuturnya.

Virus WannaCry Bikin Ditlantas Tingkatkan Pengamanan Server Data Kendaraan
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Terjadi gangguan jaringan di Samsat Markoni Balikpapan. Petugas Dispenda berbincang dengan warga memberi informasi telah terjadi gangguan sehingga belum bisa memberikan pelayanan, Senin (15/5/2017) sekitar 13.00 Wita. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammas Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Serangan malware wannacript (WannaCry) yang belakangan mengguncang 150 negara dunia, sukses menebar kepanikan instansi pemerintah yang berhubungan dengan public service (pelayanan masyarakat) di Indonesia.

Salah satunya Ditlantas Polda Kaltim bersama Dispenda dan Jasa Raharja yang berwenang dalam pengurusan pendataan kendaraan, layanan pajak kendaraan serta asuransi masyarakat melalui sistem administrasi manunggal satu atap (Samsat).

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kaltim AKBP Rendra Kurniawan mengungkapkan pihaknya melakukan peningkataan pengamanan server data kepolisian sejak menerima informasi adanya ancaman serangan WannaCry.

"Dari hari sabtu (13/5) kita sudah menaikkan level pengamanan server data yang kami punya. Seperti menambah firewall untuk melindungi gangguan virus," bebernya sat ditemui di ruangannya, Senin (15/5/2017).

Lanjut Rendra, pihak Koorlantas Polri juga menurunkan tim untuk mewaspadai serangan malware wannacript dengan menggunakan sistem remote alias kontrol dari jarak jauh.

Menurut Rendra jika virus tersebut sukses menembus pertahanan sistem pihaknya, lalu memgacaukan server data milik mereka, butuh waktu cukup lama untuk memperbaiki kondisi seperti semula.

"Data administrasi dan registerasi kendaraan menjadi hal yang penting dilindungi. Kalau kena, ya lama perbaikannya, karena harus input manual," bebernya.

Namun sejauh ini, belum ada laporan dari sejumlah daerah di Kaltim maupun Kaltara terjadi gangguan jaringan yang disebabkan oleh serangan Cyber wannacry. "Pelayanan SIM maupun pajak sejauh ini aman, belum ada gangguan," tuturnya.

"Saya ini dari pagi terus mantau ini (laptop). Melihat kondisi server data kita. Server utama kan memang di sini (Mako Ditlantas) semua pelayanan di seluruh Polres terkoneksi ke sini," sambungnya.

Sementara dari pantauan Tribunkaltim.co sekitar 13.00 Wita di Samsat Markoni Balikpapan beberapa masyarakat Balikpapan yang mau mengurus pajak motor harus kembali esok harinya. "Katanya ada gangguan jaringan, jadi diminta besok kembali mas," ujar warga Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Di dalam ruang pelayanan, tepatnya dibagian informasi tampak pengumuman yang ditulis di kertas yang bertuliskan 'maaf gangguan jaringan'. Beberapa warga yang mau mengurus pajak kendaraan mereka diminta datang keesokan hariny oleh petugas.

"Ada gangguan jaringan, mas. Server utama di Samarinda lagi di restart, baru aja kok gangguan sekitar 12.00 Wita. Besok sudah jalan seperti biasa kok," tutur petugas Dispenda yang bertugas di Samsat Markoni Balikpapan tersebut.

Saat dikonfirmasi Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kaltim AKBP Rendra Kurniawan menyatakan bahwa gangguan jaringan tersebut bukan dampak WannaCry. "Itu server Dispenda. Bukan kena serangan itu (wannaCry). Orang dari pagi buka kok layanan pajak," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help