TribunKaltim/

Begini Cara Agen Travel Bandara "Terhindar" dari Virus Ransom WannaCry

Di stand penjualan hari itu, dilayani dua petugas perempuan, masing-masing mengurusi penjualan tiket dalam dan luar kota Balikpapan.

Begini Cara Agen Travel Bandara
TRIBUN KALTIM / NALENDRO PRIAMBODO
Petugas jasa travel antar kota Kangaroo Premier di Bandara SAMS Sepinggan menggunakan komputer dekstop iMac yang sejauh ini tidak dijangkiti virus Ransom WannaCry, suasana penjualan tiket, Senin (15/5/2017) berlangsung normal. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Berbagai cara digunakan oleh beberapa agen penyedia jasa travel bandara untuk menghindari serangan virus komputer, terutama malware wannacript (Ransom WannaCry) yang mampu mengunci data komputer yang masih menggunakan sistem operasi microsoft. Sehingga berdampak pada jalannya bisnis transportasi 

Salah satunya seperti yang dilakukan agent travel Kanggoro Premier.

Perusahaan transportasi lokal yang melayani perjalanan Samarinda dan Balikpapan ini, menurut Deny Yusup Prihanoto, Ground Handling Kangaroo Premier, sejak awal hanya menggunakan komputer dekstop iMac dengan sistem operasi macOS keluaran Apple saat menjalankan kerja di empat shuttle penumpang yang dimiliki perusahaannya.

"Semua shuttle pakai iMac, mungkin karena kalau PC biasa berat dan rawan virus, "kata Deny di Bandara SAMS Sepinggan, Senin (15/52017)

Selain itu, dirinya kurang begitu paham mengenai sistem operasi. Yang ia tahu, sejak menggunakan komputer dekstop tersebut, belum pernah ditemui persoalan serangan virus.

Ia pun sering mengingatkan pada kawan seprofesinya untuk tidak memasukan sembarang alat transfer data ke komputer tersebut.

Sementara itu, masih di area Bandara Sultan Adji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, tak jauh dari shuttle travel Kanggoro Premier. Terdapat penyedia jasa transportasi taksi bandara, Aero Cab.

Tak seperti 'pesaing' di sebelahnya yang menggunakan pemesanan tiket terkoneksi internet. Aero Cab lebih menggunakan cara konvensional yaitu menggunakan tiket karcis dari kertas untuk perjalanan dalam dan luar Balikpapan.

Di stand penjualan hari itu, dilayani dua petugas perempuan, masing-masing mengurusi penjualan tiket dalam dan luar kota Balikpapan.

Menurut perempuan penjaga tiket luar Balikpapan yang enggan disebutkan namanya ini, dalam penjualan tiket kepada calon pelanggan, pihaknya sengaja tidak menggunakan menggunakan komputer yang terkoneksi internet karena alasan keamanan.

"Kami gunakan manual jadi lebih aman, semua beli tiket karcis atau tiket saja," katanya singkat.

Menurutnya, dalam sehari, ada sekitar 600-650 orang yang menggunakan Aero Cab untuk rute dalam dan luar Balikpapan.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari halaman Microsoft Technet, Minggu (14/5/2017), WannaCry berpotensi menyerang Windows lawas hingga yang terbaru.

Microsoft sendiri sudah merilis penangkal sekaligus daftar Windows yang rawan diserang WannaCry. Total ada delapan seri Windows dan 29 edisi yang dinyatakan rawan.

Seri tersebut adalah Windows Vista, Windows Server 2008, Windows 7, Windows Server 2008 R2, Windows 8.1, Windows Server 2012, Windows 10, Windows Server 2012 R2, Windows Server 2016. (*)

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help