TribunKaltim/

Curi Beras Ketahuan CCTV, Dua Residivis Ini Kembali Masuk Bui

rekaman CCTV, hasilnya terdapat 2 orang pria yang membongkar bak mobil lalu menggondol beras miliknya sekitar pukul 03.55 Wita.

Curi Beras Ketahuan CCTV, Dua Residivis Ini Kembali Masuk Bui
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Kedua pelaku saat diamankan di Mapolsek Balikpapan Barat, Rabu (17/5/2017).

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Seakan tak pernah jera berurusan dengan polisi dua residivis ini kembali berulah.

Yang terbaru, Rabu (17/5/2017) sekitar 03.55 Wita, Hanipan (41) dan Gazali Rahman (30) mencuri beras di toko sembako yang terletak di Jalan Pandan Wangi RT 25, Marga Sari, Balikpapan Barat.

Pengungkapan bermula saat polisi menerima laporan dari warga terkait adanya tindak pidana pencurian. Pemilik toko sembako, Ahmad Kamaluddin (43) merasa keberatan telah menjadi korban pencurian.

Hal itu diungkapkan Kapolres Balikpapan melalui Kapolsek Balikpapan Utara, Kompol I Putu Yasa, Rabu (17/5/2017).

Kepada petugas Kamaludin memarkir mobil bak terbuka yang bermuatan beras, Selasa (16/5/2017) sekitar 22.00 Wita. Keesokan harinya korban terkejut, bak mobil yang ditutupi terpal miliknya terbuka. Setelah dicek, benar saja 2 karung beras miliknya raib entah kemana.

Beruntung di depan tokonya terdapat CCTV yang memantau kondisi di luar. Korban langsung membuka rekaman CCTV, hasilnya terdapat 2 orang pria yang membongkar bak mobil lalu menggondol beras miliknya sekitar pukul 03.55 Wita.

"Korban mengalami kerugian sebesar Rp 1.000.000, merasa keberatan korban melaporkan ke Polsek," ujarnya.

Menerima laporan dan bukti CCTV tim opsnal kemudian melakukan penyelidikan, yang berujung pada dikantonginya identitas kedua pelaku.

Akhirnya, unit Opsnal Reskrim Polsek Balikpapan Barat yang dipimpin Ipda Musjaya, SH berhasil menangkap pelaku.

"Tersangka saat ini diamankan di Polsek Balikpapan Barat untuk diproses hukum lebih lanjut. Tersangka juga merupakan residivis kasus 363 (pencurian) dan 365 (curas)," ungkap I Putu Yasa.

Warga Jalan Letjend Suprapto Rt 08, Baru Ilir dan warga Jalan Sepaku Laut Rt 08, Marga Sari, Balikpapan barat dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 7 tahun. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help