TribunKaltim/

Google Doodle

Laman Google Doodle Dihiasi Mekanisme Antikythera, Apa Itu?

Valerios Stais seorang arkeolog asal Yunani mengangkat beberapa artefak peninggalan penting dari kapal karam di laut Antikythera, Yunani.

Laman Google Doodle Dihiasi Mekanisme Antikythera, Apa Itu?
Google
Mekanisme Antikythera 

TRIBUNKALTIM.CO - Jika bukan berkat penemuan penting Valerios Stais dalam sejarah, mungkin hingga kini kita tidak bisa merasakan kecanggihan komputer.

Tepat pada tanggal 17 Mei 1902 silam, Valerios Stais seorang arkeolog asal Yunani mengangkat beberapa artefak peninggalan penting dari kapal karam di laut Antikythera, Yunani.

Dilansir dari laman Google Doodle, kapal kargo Romawi yang karam tersebut ditemukan dua tahun sebelumnya, namun Stains merupakan orang pertama yang memperhatikan dan menarik dengan sebuah perunggu di antara harta karun yang berhasil ditemukan.

Baca: Anda Pemakai Kacamata? Wajib Tahu, Inilah Ferdinand Monoyer yang Hiasi Laman Google Doodle Hari Ini

Perunggu yang menarik perhatian Stains berbentuk seperti roda gigi atau roda.

Potongan logam yang terkorosi itu ternyata merupakan bagian dari Mekanisme Antikythera.

Mekanisme Antikythera adalah sebuah komputer analog yang dirancang untuk mengkalkulasikan posisi obyek-obyek astronomi.

Mekanisme Antikythera
Mekanisme Antikythera (ancient-wisdom.com)

Mekanisme Antikythera dapat melacak posisi planet, meramalkan gerhana bulan dan matahari, dan bahkan memprediksi kapan Olimpiade berikutnya akan diselenggarakan.

Bahkan kemungkinan Mekanisme Antikythera juga digunakan untuk pemetaan dan navigasi.

Pada bagian depannya terdapat tombol yang menggabungkan antara kalender zodiak dan matahari. Sementara itu tombol pada bagian belakang digunakan untuk siklus surgawi.

Mekanisme Antikythera
Mekanisme Antikythera (futurism.com)
Halaman
12
Penulis: Ayuk Fitri
Editor: Ayuk Fitri
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help