TribunKaltim/

Sidang Penodaan Agama hanya 30 Menit, Begini Tanggapan Pengacara Otto Rajasa

Kamu anggap tidak ada yang masuk ranah eksepsi makanya kita tidak lakukan eksepsi. Kami tidak keberatan atas dakwaan itu

Sidang Penodaan Agama hanya 30 Menit, Begini Tanggapan Pengacara Otto Rajasa
(Kompas.com/Kurnia Sari Aziza)
Ilustrasi. Majelis hakim dalam persidangan kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Foto diambil Selasa (4/4/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Selasa (17/5/2017) sidang perdana kasus penodaan agama di Balikpapan akhirnya digelar Pengadilan Negeri Balikpapan.

Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tersebut dihadiri terdakwa, Otto Rajasa (40) yang didampingi dua kuasa hukumnya.

Usai sidang yang digelar di ruang Kartika PN Balikpapan, kepada media ini kuasa hukum, Mulyati SH CIL menyatakan tak keberatan atas dakwaan jaksa penuntut umum yang ditujukan kepada kliennya.

"Sidangnya biasa saja, berjalan sesuai aturan. Kamu anggap tidak ada yang masuk ranah eksepsi makanya kita tidak lakukan eksepsi. Kami tidak keberatan atas dakwaan itu," ujarnya.

Lanjut Mulyati, pihaknya akan melihat perkembangan fakta-fakta persidangan selanjutnya. Jika ada suatu hal yang tidak sejalan, maka pihaknya akan melakukan pembelaan sesuai aturan yang berlaku di persidangan.

"Untuk pembelaannya sendiri nanti ada waktunya. Ya, kami akan menghadirkan saksi a de charge untuk meringankan dakwaan, hingga saksi ahli," katanya.

Sementara Ketua Majelis Hakim Aminuddin SH MH sidang berlangsung lancar dan aman, dan hanya memakan waktu sekitar 30 menit. Sidang tersebut juga mendapatkan pengamanan ekstra dari kepolisian.

Dua unit truk berisikan puluhan unit sabhara berjaga mengawal sidang tersebut. "Karena tadi semua pihak lengkap, mulai dari terdakwa hingga penuntuu umum. maka sidang dimulai sekitar 09.30 Wita," katanya.

Sidang kedua perkara tersebut akan dilakukan Selasa (23/5/2017) mendatang dengan agenda saksi penuntut umum. "Pihak terdakwa tak ajukan eksepsi. Selasa depan (22/5/2017) lanjut sidang saksi dari penuntut umum," ungkapnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help