TribunKaltim/

Trump Terancam Digugat

Trump Terancam Digugat Partainya Sendiri, Partai Republik

Saya ingin berbagi dengan Rusia lewat pertemuan di gedung putih menyikapi fakta yang berkaitan soal terorisme dan keselamatan penerbangan maskapai.

Trump Terancam Digugat Partainya Sendiri, Partai Republik
(AFP PHOTO)
Para pendemo berkumpul di depan Gedung Putih, Washington, Rabu (10/5/2017) memprotes pemecatan Direktur FBi James Comey oleh Presiden AS Donald Trump. 

TRIBUNKALTIM.CO, WASHINGTON DC - Untuk kedua kali dalam sepekan, Presiden AS Donald Trump kembali menyampaikan pernyataan yang berbeda dari bawahan-bawahannya di Gedung Putih.

Para bawahannya itu sedang kepayahan meredam kemarahan akibat pembocoran rahasia negara oleh yang diduga dilakukan Trump kepada dua diplomat senior Rusia di Gedung Putih, pekan lalu. 

Menurut CNBC News, Rabu (17/5/2017), kasus yang satu ini bisa membuat Trump kehilangan dukungan dari partainya sendiri, Partai Republik.

Simpang siur Trump dengan Gedung Putih itu terjadi menyusul laporan Senin lalu bahwa sang presiden telah membocorkan informasi rahasia kepada para pejabat Rusia yang kemudian dibantah oleh penasihat keamanan nasional HR McMaster.

"Kabar yang muncul malam ini sebagaimana telah dilaporkan adalah tidak benar," kata dia kepada wartawan. "Saya (saat itu) ada di Ruang Oval. Tidak terjadi pembocoran."

Pada Selasa (16/5/2017) pagi waktu AS, Trump malah mengeluarkan penyataan di Twitter yang berseberangan dengan bantahan McMaster, bahwa dia memang berbagi informasi dengan Rusia.

"Sebagai presiden, saya ingin berbagi dengan Rusia (lewat pertemuan terjadwal yang terbuka di Gedung Putih) di mana saya punya hak mutlak menyikapi fakta yang berkaitan dengan terorisme dan keselamatan penerbangan maskapai," demikian kicauan Trump.

"Alasan kemanusiaan, ditambah keinginan saya agar Rusia untuk semakin meningkatkan perang melawan ISIS (Negara Islam di Irak dan Suriah, Red) dan terorisme."

Reaksi para politisi Republik terhadap kabar pembocoran rahasia negara ini sendiri beragam, namun umumnya mencoba bersikap hati-hati.

"Membocorkan sumber (intelijen) adalah hal yang tak boleh Anda lakukan. Untuk itulah kita menyimpan rapat informasi yang kita dapatkan dari sumber-sumber intelijen," kata KetuaKomisi Hubungan Luar Negeri Senat Bob Corker, Republiken daerah pemilihan Tennessee.

Halaman
12
Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help