TribunKaltim/

Soal Pencabutan IUP Non CnC, Rusmadi: Bukan Tak Berani, tapi Hati-hati

Berdasarkan data Kementerian ESDM per 4 April 2017, dari 1.181 IUP di wilayah Kaltim, tercatat ada 275 IUP berstatus CnC.

Soal Pencabutan IUP Non CnC, Rusmadi: Bukan Tak Berani, tapi Hati-hati
DOK TRIBUN
Kegiatan tambang batubara di Kalimantan Timur. Ratusan perusahaan IUP CnC hingga kini belum kunjung dicabut, meski sudah dijanjikan sejak lama. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Banyak pihak yang menganggap Pemrov Kaltim molor dan lamban mengeksekusi Izin Usaha Pertambangan (IUP) Non Clear and Clean (CnC).

Padahal menurut Permen ESDM Nomor 43 Tahun 2015, batas waktu evaluasi IUP oleh Pemprov seharusnya berakhir pada 2 Januari 2017 lalu. Bahkan April 2017, Kementerian ESDM sendiri sudah mengeluarkan data IUP Non CnC di Kaltim yang harus dieksekusi.

"Ini bukan soal ketidakberanian, tapi hati-hati saja. Kami tak mau merugikan perusahaan, karena bagaimanapun juga Kaltim masih memerlukan investor. Harus ada kepastian dulu," ucapnya menanggapi hal tersebut.

Lanjut Rusmadi, apa yang dilakukan Pemprov dalam menangani soal tersebut tetap dimonitor Kementerian ESDM terlepas sesuai atau tidak.

"Itu kan ketentuan di Permen 43 untuk non CnC yang 2 Januari harusnya sudah berakhir. Cuma kan kami (Pemprov) diberikan kewenangan. Tanggung jawabnya kan di kami. Kami mempertimbangkan juga," ujarnya.

"Soal sanksi segala macam, saya gak berani komnetar. Itu kewenangan Pemerintah pusat. Yang jelas kami diberi kewenangan," sambungnya.

Saat disinggung terkait dana Jaminan Reklamasi (Jamrek), Rusmadi menyatakan hal itu termasuk dalam komponen pemeriksaan yang dilakukan pihaknya dalam memverifikasi dan mengevaluasi penertiban IUP Non CnC di Kaltim. 

"Ada dana reklamasi gak? Reklamasi sendiri sudah jalan atau tidak? Banyak aspek lah. Kalau tidak jalan, kan ada sanksinya. Aturannya ada. Kita bisa mengakhiri. Sanksinya bisa ditutup," bebernya.

Saat ditanya berapa nilai dana jamrek yang tersimpan di rekening Dinas Pertambangan dan Energi di Kaltim. Pihaknya enggan menjawab.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help