TribunKaltim/

Kaisar Akihito Turun Tahta

Akhirnya, Kaisar Akihito Diizinkan Turun Tahta

Pemerintah Jepang, Jumat (19/5/2017), menyetujui undang-undang baru yang memperbolehkan Kaisar Akihito lengser dari tahtanya.

Akhirnya, Kaisar Akihito Diizinkan Turun Tahta
(AFP)
Kaisar Akihito dan istrinya, Michiko. 

Keluarga kekaisaran Jepang adalah yang tertua di dunia dengan jejak bisa dirunut hingga 2.000 tahun ke belakang, terus kehilangan keturunan pria sebagai pewaris tahta.

Kondisi ini memuculkan perdebatan perlunya undang-undang yang mengizinkan perempuan menjadi pewaris tahta. Ide ini ditentang keras kelompok konservatif Jepang.

Kelompok konservatif juga menentang keinginan Kaisar Akihito mengundurkan diri karena dikhawatirkan langkah ini akan merusak sistem pemerintahan dan menciptakan preseden berbahaya di masa depan.

Dalam beberapa tahun belakangan, Kaisar Akihito semakin jarang terlihat di muka publik karena kondisi kesehatannya.

Sehingga keinginannya untuk mundur dari tahta kekaisaran langsung mendapatkan dukungan sebagian besar rakyat Jepang yang masih sangat memuja Akihito yang bertahta sejak 1989 itu.

Sehingga perubahan undang-undang Rumah Tangga Istana yang sudah terbentuk sejak 1889 dibarengi dengan kalimat pengantar yang berisi pemahaman dan simpati serta keprihatinan terhadap keinginan sang kaisar.

Selain itu, pemerintah juga merancang undang-undang ini hanya bisa digunakan dalam kasus Kaisar Akihito. Artinya, aturan ini tak berlaku bagi kaisar Jepang lain jika di masa depan juga ingin mengundurkan diri.

 
 

 
 


Editor: Maturidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help