TribunKaltim/

Aktivitas Truk Pengangkut Sawit Merusak Jalan, Pemerintah Diminta Introspeksi Diri

Camat Sekatak, Safrin menuturkan, aktivitas truk pengangkut sawit yang melebihi tonase di jalan umum ini kian meresahkan.

Aktivitas Truk Pengangkut Sawit Merusak Jalan, Pemerintah Diminta Introspeksi Diri
TRIBUNKALTIM/DOAN PARDEDE
Truk sawit melintas di jalan umum tepatnya jalan Trans Kaltara jalur Bulungan-Malinau, belum lama ini. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Rusaknya jalan yang disinyalir akibat aktivitas pengangkutan biji kelapa sawit yang melebihi tonase, mengemuka dalam rapat Evaluasi Kemajuan Perkebunan Besar Swasta (PBS) yang digelar di kantor Bupati Bulungan, Jalan Jelarai, Tanjung Selor, Jumat (19/5/2017).

Camat Sekatak, Safrin menuturkan, aktivitas truk pengangkut sawit yang melebihi tonase di jalan umum ini kian meresahkan.

Selain merusak jalan, lalu lalang truk yang kerap melaju dengan kecepatan tinggi ini juga sangat berpotensi terjadi kecelakaan lalu lintas.

"Takut betul kita kalau berpas-pasan dengan truk-truk yang memuat sawit ini," ujarnya.

Harus diakui, kata dia, terjadi halnya ini bukan karena kesalahan perusahaan semata.

Dengan tidak adanya jembatan timbang yang bisa mengontrol muatan truk sawit, pemerintah dalam, dalam konteks ini terkesan melakukan pembiaran.

Dan dilain sisi, perusahaan juga merasa mendapat lampu hijau untuk terus mengulang kesalahannya.

"Jangan kita hanya menyalahkan perusahaan, sementara kita (pemerintah) juga nggak ada safety-nya. Tidak jujur kalau kita hanya menyalahkan perusahaan. Kalau begini caranya, hancur jalanan. Hancur uang negara," ujarnya. (*)


Penulis: Doan E Pardede
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help