TribunKaltim/

Atlet Ini Terlecut Tumbangkan Pesilat Malaysia di SEA Games 2017

Sri tak lupa berpesan kepada anak didiknya itu agar tak terpengaruh dengan faktor non-teknis.

Atlet Ini Terlecut Tumbangkan Pesilat Malaysia di SEA Games 2017
Dok Pribadi
Pesilat Kaltim, Iqbal Chandra Pratama (kanan) saat meraih medali perak PON XIX / 2016 Jawa Barat silam 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pesilat nasional asal Kaltim, Iqbal Chandra Pratama, mengaku terlecut motivasi untuk tumbangkan pesilat Negeri Jiran di SEA Games 2017, Kuala Lumpur, Malaysia.

Pasalnya Iqbal selama ini selalu takluk dari Pesilat Malaysia, Razak Gajali karena faktor non-teknis.

Tahun ini Iqbal dua kali head to head dengan Razak. Pertama, mereka bertemu di final kejuaraan dunia Pencak Silat di Bali. Iqbal kalah sehingga gagal meraih emas.

Pertemuan kedua terjadi di Semifinal Belgia Open, awal Mei lalu. Lagi-lagi Iqbal kurang beruntung sehingga gagal melangkah ke final.

"Dua kali ketemu dia, dua kali juga saya kalah dengan cara yang sama (faktor non-teknis). Saya akan membalasnya di SEA Games, Malaysia nanti," kata Iqbal ketika dihubungi Tribun di Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (19/5/2017) Pukul 16.00 Wita.

Misi balas dendam Iqbal tidaklah mudah. Pasalnya SEA Games 2017 nanti akan diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia, yang jadi rumah Pesilat Razak.

Namun Iqbal tak gentar dengan tekanan tuan rumah. Ia bertekad fokus meningkatkan performanya selama Pelatnas, agar di SEA Games mampu mempersembahkan emas untuk Merah Putih.

(Baca juga: Perbakin Kaltim Upayakan Gelar Kejuaraan Awang Faroek Cup 2017 )

"Kita lihat saja di SEA Games nanti, sekarang saya fokus latihan di Pelatnas. Habis dari Belgia Open, kami akan menjalani try out keliling Jawa. Masih ada waktu untuk persiapkan diri," ucap peraih medali perak Kejuaraan Dunia Silat 2017 ini.

Sebelumnya, pelatih Pencak Silat Kaltim, Sri Murni, mengakui kekalahan Iqbal atas pesilat Malaysia karena dibantu faktor non-teknis. Kejadian itu, menurutnya sudah menjadi sorotan pelatih timnas pencak silat.

"Waktu itu katanya kalau menurut versi pelatih nasional, harusnya Iqbal yang menang, bukan Malaysia. Iqbal itu sudah bantingan 4 kali harusnya dia menang. Jadi ini SEA Games di Malaysia nanti memang jadi sorotan di kalangan pelatih. Kalau faktor non-teknis ini bisa diwaspadai, kita yakin Iqbal bisa berbuat banyak di SEA Games nanti," ungkpnya.

Sri tak lupa berpesan kepada anak didiknya itu agar tak terpengaruh dengan faktor non-teknis.

"Iqbal mengerti posisinya, atlet kalau gak kalah, ya menang. Tetap semangat dan latihan terus. Karena se-Indonesia-pun Iqbal masih yang terbaik sampai saat ini, sehingga harus terus dipertahankan semangat dan kemampuannya di Pelatnas," tutur Sri.

Pada gelaran Belgia Open lalu, Iqbal turut membawa Indonesia menjadi Juara umum. Indonesia mengoleksi 7 emas, 2 Perak, dan 6 perunggu, yang salah satu perunggunya dipersembahkan Iqbal. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help