TribunKaltim/

BNN Tangkap 3 Tersangka Jaringan Utama Sabu, Bagaimana Nasib Bandarnya?

Selain sabu, petugas juga mengamankan uang senilai Rp 37.171.000 yang merupakan uang hasil penjualan sabu

BNN Tangkap 3 Tersangka Jaringan Utama Sabu, Bagaimana Nasib Bandarnya?
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD FACHRI
Kepala BNN kota Balikpapan AKBP Halomoan Tampubolon didampingi Kasat Resnarkoba AKP Jan Manto Hasiholan bersama 3 tersangka berikut barang bukti di kantor BNN Balikpapan, Jumat (19/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Jajaran BNN Kota Balikpapan bersama Reserse Narkoba Polres Balikpapan menangkap 3 warga yang terlibat dalam jaringan utama peredaran narkoba di balikpapan, Kamis (18/5/2017) kemarin.

Ketiganya, Akbar bin Senong, Ita binti Nawawi dan Sappe Bahri diamankan di sebuah rumah di Jalan Sultan Hasanuddin RT 35, Gunung Bugis Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat.

Pengungkapan bermula saat pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya aktivitas jual beli narkoba di rumah tersangka. Benar saja, saat dilakukan penggeledahan terhadap rumah tersebut, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 4 paket sabu. Terdiri dari 2 paket kecil dan 2 paket besar dengan total berat bruto 8,1 gram.

"Ketiganya masuk dalam jaringan utama peredaran narkoba di Balikpapan," kata Kepala BNN Kota Balikpapan, AKBP Halomoan Tampubolon, Jumat (19/5/2017).

Selain sabu, petugas juga mengamankan uang senilai Rp 37.171.000 yang merupakan uang hasil penjualan sabu ketiga tersangka dari rumah di Jalan Sultan Hasanuddin RT 35, Gunung Bugis Kelurahan Baru Ulu, Kecamatan Balikpapan Barat.

Kemudian 3 timbangan digital, 3 telepon genggam, 4 bundel plastik cetik, perangkat penakar sabu, dan seperangkat alat hisap sabu.

Usai mengamankan 3 tersangka tersebut, dari keterangan mereka sabu diambil dari bandar besar berinisial HS dan HW. Petugas langsung tancap gas menuju rumah HS dan HW di Jalan Brantas RT 34, Batu Ampar, Balikpapan Utara.

"Sampai di sana kosong, HS dan HW keburu kabur. Di sana kami amankan alat hisap sabu, pipet, DVR CCTV dan puluhan jenis sajam antara lain badik, keris dan celurit," kata Tampu sapaan akrabnya.

"Tapi kami akan terus memburu dia (Bandar HS dan HW), percayalah orang yang terjun di bisnis haram ini, lambat laun pasti akan terangkap," sambungnya.

Ketiga tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009. "Karena mereka diduga kuat terlibat dengan jaringan lebih besar, kami akan terus lakukan pengembangan bekerjasama dengan Satreskoba Polres. Bersama kita bisa berantas narkoba," ujarnya. (*)

Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help