TribunKaltim/

Liga Indonesia

Borneo FC Terancam Tak Didampingi Djukanovic

Namun hingga kini belum ada penjelasan resmi dari PSSI terkait waktu kejadian dan kapan sanksi mulai diberlakukan.

Borneo FC Terancam Tak Didampingi Djukanovic
HO_Borneo FC
Pelatih Borneo FC, Dragan Djukanovic dan Lerby Eliandry (kiri) berfoto bersama saat sesi konferensi pers di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (13/5/2017). 

Keputusan tersebut jelas merugikan Borneo FC yang tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen. Pihak Borneo FC juga belum menentukan keputusan terkait sanksi yang menimpa pelatihnya itu.

"Kami belum bisa menindaklanjuti apakah akan mengajukan banding, karena kami sendiri belum menerima suratnya. Kabarnya surat itu segera dikirimkan," ungkapnya.

Berikut ini hasil sidang Komisi Disiplin PSSI di Kantor PSSI, Jakarta, Kamis, (18/5). Sidang dipimpin langsung oleh Ketua Komdis, Asep Edwin, lalu ada Wakil Ketua Umar Husin, dan para anggota yakni Yusuf Bachtiar, Dwi Irianto, Eko Hendro Prasetyo.

Dari Sidang tersebut, Komisi Disiplin PSSI memutuskan :

1.    Putusan Sementara terhadap pemain PS. TNI Sdr. Manahati Lestusen dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 1 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena mencekik pemain PSM Makassar Sdr. Marc Anthony Klok.

2.    Putusan Sementara terhadap pemain Mojokerto Putra Sdr. Indra Setiawan dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 2 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai pemain Persik Kediri Sdr. Febly Gushendra.

3.    Pemain Persipura Jayapura Sdr. Boaz Salossa dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 2 (dua) kali karena melakukan protes berlebihan terdapat Asisten Wasit 2.

4.    Pemain Perseru Serui Sdr. Moch. Zawnuri dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 5 (lima) kali dan denda Rp. 10.000.000,- karena menyikut pemain PSM Makassar Reinaldo Ellias Da Costa.

5.    Pelatih PBFC Dragan Djukanovic dikenakan sanksi berupa larangan mendapingi tim sebanyak 2 (dua) kali dan denda 10.000.000,- karena keluar dari area teknik dan melakukan protes berlebihan terhadap wasit.

6.    Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton menyalakan flare.

Halaman
123
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help