TribunKaltim/

Jelang Ramadhan, Pengamen dan Gepeng Tambah Banyak Saja

seperti bulan Ramadan, kerap dimanfaatkan oleh para gepeng untuk meraup rezeki.

Jelang Ramadhan, Pengamen dan Gepeng Tambah Banyak Saja
TRIBUNKALTIM.CO/GEAFRY NECOLSEN
Satpol PP mengamankan seorang gepeng yang berpura-pura berjualan buku. Padahal sudah dua kali diamankan Satpol PP 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB – Menjelang bulan puasa mulai marak bermunculan pengamen, gembel dan pengemis (gepeng) yang terus bedatangan ke Kabupaten Berau. Setiap tahun, suasana religius seperti bulan Ramadan, kerap dimanfaatkan oleh para gepeng untuk meraup rezeki.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Berau giat melakukan penertiban terhadap para pengamen dan gepeng yang kini semakin sering terlihat di tempat-tempat keramaian.

Kepala Satpol PP, Ismail menegaskan, pihaknya akan terus menyisir tempat-tempat publik yang sering dikunjungi pengamen dan gepeng.

Menurutnya, kedatangan para pengamen dan gepeng ini bersifat musiman, seperti saat bulan Ramadan dimana umat muslim berlomba-lomba bersedekah. Karena itu pihaknya meyakini, kedatangan pengamen dan gembel ini ada yang mengordinir.

“Ada yang langsung meminta-minta, ada juga yang pura-pura jualan buku,” kata Ismail, Jumat (19/5/2017) pukul 14.00 wita tadi.

Satpol PP menghimbau kepada seluruh masyarakat Berau untuk tidak memberikan uang kepada para gepeng. Karena selain tidak mendidik, memberikan uang kepada para pengemis justru membuat gepeng terus berdatangan ke Kabupaten Berau.

“Memang selama bulan puasa ini, umat muslim berlomba-lomba bersedekah. Tapi kalau mau sedekah bisa diberikan melalui masjid, Baznas, pondok pesantren atau ke panti asuhan. Jangan memberikan sedekah langsung kepada pengemis, karena kalau diberi, dia akan memanggil teman-temannya yang lain,” tandasnya.

Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help