TribunKaltim/

Penyidik KPK Disiram Air Keras

Tak Terbukti Lakukan Penyerangan Terhadap Novel Baswedan, Polisi Pulangkan Miko

Polisi memulangkan Miko Panji Tirtayasa, seorang pria terduga pelaku penyerangan terhadap Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Tak Terbukti Lakukan Penyerangan Terhadap Novel Baswedan, Polisi Pulangkan Miko
Tribunnews/Dany Permana
Miko Panji Tirtayasa memberikan kesaksian dalam persidangan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Senin (7/4/2014). Miko dikawal ketat oleh pihak kepolisian menyusul dugaan ancaman keselamatan jiwanya. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA -- Polisi memulangkan Miko Panji Tirtayasa, seorang pria terduga pelaku penyerangan terhadap Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

Miko sempat dimintai keterangan oleh Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya. Miko diamankan pada Selasa (16/5/2017) lalu.

Selama tiga hari polisi mendalami kesaksian Miko.

Miko diamankan berdasarkan hasil penyelidikan secara deduktif yang merujuk pada motif pelaku penyerang korban, di antaranya dengan melakukan pencarian data atau informasi kasus-kasus yang pernah ditangani Novel.

Baca: Rupanya Kemenakan Koruptor Inilah yang Melemparkan Air Keras ke Novel Baswedan

Baca: Miko yang Keponakan Koruptor Ini Diduga Siramkan Air Keras ke Novel, Berikut Alasannya

Miko mengunggah video. Ia mengaku terpaksa memberikan keterangan bohong dalam proses penyidikan KPK dan persidangan kasus suap Akil Mochtar, karena ancaman Novel Baswedan.

Karena berpotensi menjadi pelaku penyerangan, polisi sempat memintai keterangan Miko, sebelum akhirnya dipulangkan Jumat (19/5/2017).

"Setelah kami cek alibinya. Ternyata tidak ada kaitannya. Sudah kami pulangkan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi Jumat (19/5/2017).

Polisi memulangkan Miko karena tak terbukti melakukan penyerangan terhadap Novel.

Halaman
123
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help