TribunKaltim/

Pegawai Puskemas Sempaja Ramai-ramai Berangkat Studi Banding, Ini Hasil Sidak Komisi IV

"Mereka mengaku mahasiswa farmasi. Dan siswa-siswa yang sedang praktek kerja lapangan," ungkapnya.

Pegawai Puskemas Sempaja Ramai-ramai Berangkat Studi Banding, Ini Hasil Sidak Komisi IV
TRIBUN KALTIM / BUDHI HARTONO
‎Dua anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmed Reza Fachlevi (mengenkan topi pkai t-shirt warna biru) dan Luther Kapuangan, melakukan inspeksi mendadak ke Puskesmas Sempaja, Samarinda, setelah menerima laporan kemrin, puluhan pegawai puskemas studi banding ke Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (19/5/2017 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi IV DPRD Samarinda, menerima laporan warga bahwa 43 pegawai Puskesmas Sempaja, Kecamatan Samarinda Utara, terbang ke Probolinggo, Jawa Timur mengikuti studi banding, 18-23 Mei 2017.

Hasil inspeksi mendadak Komisi IV DPRD Kota Samarinda, hanya ada dua petugas yang statusnya pegawai negeri sipil (PNS) berjaga di puskesmas itu.

Dua anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ahmed Reza Fachlevi dan Luther Kapuangan, mengecek laporan warga terkait puluhan pegawai puskesmas kunjungan ke Jawa Timur. ‎Sementara, perwakilan dari Inspektorat Samarinda, Andi S sudah lebih dulu berada di puskesmas.

Jumlah pegawai Puskesmas Sempaja, Samarinda sebanyak 45 pegawai. Sementara pegawai yang puskesmas yang bertugas hanya dua. Namun ada beberapa pegawai pengganti yang bertugas menjadi dokter dan apoteker.

Reza yang ditemani Luther (Fraksi PDI Perjuangan) langsung mengecek ke setiap ruangan yang berlantai dua. Setiap ruangan terlihat beberapa petugas. Misalnya, ruang dokter pasien lansia (lanjut usia)‎.

‎Ia sempat bertanya kepada petugas di bagian lansia (petugas dokter). Ia menanyakan, terkait statusnya yang bukan pegawai Puskesmas Sempaja.

Usut punya usut, petugas itu mengakui hanya diminta tugas sementara di puskesmas. Ia tercatat sebagai dokter di sebuah klinik di Samarinda.

"Jumlah pegawai Puskesmas Sempaja, yang berangkat 43 orang. Yang ada hanya satu dokter dan satu staf yang tidak ikut berangkat," kata Reza anggota DPRD Samarinda dari Partai Nasdem, usai inspeksi ke beberapa bagian di Puskesmas Sempaja, Samarinda, Jumat (19/5/2017).

Bahkan, Reza dan Luther juga memeriksa di bagian farmasi. Di ruangan itu, ia menanyakan kepada beberapa perawat dan petugas apoteker, sambil meminta kartu identitas mereka.

"Mereka mengaku mahasiswa farmasi. Dan siswa-siswa yang sedang praktek kerja lapangan," ungkapnya.

‎Beberapa perawat dan apoteker mengaku hanya bertugas sementara untuk mengganti pegawai di Puskesmas Sempaja.

"Saya cuma diminta tugas disini selama empat hari saja," kata Yuni, saat ditanya statusnya sebagai petugas pengganti. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help