TribunKaltim/

Gandeng BNNK, Manajemen Hotel Aston Gelar Sosialisasi Antinarkoba untuk Karyawan

Menurut Wilda, sapaan akrabnya, hal itu dilakukan agar lingkungan kerja bersih dari narkoba.

Gandeng BNNK, Manajemen Hotel Aston Gelar Sosialisasi Antinarkoba untuk Karyawan
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Humas BNNK Samarinda, Ahmad Fadholi, memberikan penjelasan kepada karyawan hotel Aston Samarinda tentang bahayanya penyelahgunaan dan peredaran narkotika, Jumat (19/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Hotel kerap dikonotasikan menjadi tempat untuk melakukan kegiatan-kegiatan negatif. Seperti halnya penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh pengunjung hotel.

Terbukti dengan berbagai kasus penangkapan oleh pihak berwajib di hotel.

Guna menepis anggapan negatif tersebut, hotel Aston Samarinda berkomitmen untuk menjaga kawasan hotel bersih dari peredaran narkoba.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggandeng Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda melakukan sosialisasi dampak dan bahaya narkoba kepada karyawan hotel Aston.

"Kita antisipasi kalangan internal dulu. Agar semua karyawan Aston bersih dari penyalahgunaan narkoba," Ungkap Asisten Human Resources Manager Hotel Aston Samarinda, Wilda Wilhelmina Gumalag, Jumat (19/4/2017).

Menurut Wilda, sapaan akrabnya, hal itu dilakukan agar lingkungan kerja bersih dari narkoba.

"Kalau karyawan sudah terjerumus ke narkoba, mereka pasti menghalalkan segala cara untuk bagaimana membeli barang haram tersebut dan efeknya akan merugikan hotel," tegasnya.

Sementara itu, Humas BNNK Samarinda, Ahmad Fadholi mengapresiasi langkah manajemen hotel Aston, yang juga turut serta dalam upaya pemberantasan narkoba.

Hal ini sesuai arahan Kepala BNN, Budi Waseso, yang menginstruksikan jajarannya untuk menggiatkan pencegahan narkoba ke berbagai kalangan masyarakat.

Arahan itu, lanjut Fadholi, dengan membentuk kawasan berwawasan antinarkoba. Selain kawasan lingkungan masyarakat, juga kawasan lingkungan kerja. Ini merupakan wujud pemberdayaan masyarakat.

"Tanpa dukungan masyarakat termasuk dunia usaha, upaya pemberantasan narkoba sulit terwujud," Ucap Fadholi singkat. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help