TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Prajurit di Perbatasan Kembali Terima Ratusan TKI Bermasalah

Sebelum dipulangkan ke tanah air, TKI tersebut sempat menghuni tahanan sementara di Manggatal dan Papar.

Prajurit di Perbatasan Kembali Terima Ratusan TKI Bermasalah
HO - Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN).
Ratusan TKI di deportasi pemerintah Malaysia, usai sampai di pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (19/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Satgas Pamtas Yonif 611/Awang Long (Awl) kembali menerima Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dideportasi pemerintah Malaysia, karena berbagai macam sebab.

Sekitar pukul 17.00 Wita, Kamis (18/5/2017), sebanyak 102 TKI tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kalimantan Timur, dengan menggunakan KM Labuhan Expres Prima dan KM Malindo.

Sebelum dipulangkan ke tanah air, TKI tersebut sempat menghuni tahanan sementara di Manggatal dan Papar.

"Sesampainya di pelabuhan, langsung kita lakukan pendataan. Mulai dari pemeriksaan berkas-berkas, hingga masalah mereka sampai dideportasi Malaysia," ucap Dansatgas Pamtas Yonif 611/Awang Long, Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto, melalui rilis Penerangan Korem 091/ Aji Surya Natakesuma (ASN), Jumat (19/5/2017).

Dari data yang ada, TKI yang dideportasi memiliki sejumlah masalah. Di antaranya terdapat 46 orang yang melanggar keimigrasian, 5 orang tanpa dokumen, dan 11 orang sakit.

"Beragam permasalahan, mulai dari paspor mati, tidak memiliki dokumen, dan juga ada yang sakit," tuturnya.

Setelah dilakukan pendataan, banyak diantara TKI yang memutuskan kembali ke Malaysia setelah selesai melengkapi dokumen yang diperlukan.

Kendati demikian, tidak sedikit pula yang memilih kembali daerah asal dan menetap di Nunukan, sambil mencari pekerjaan.

"Semuanya dilakukan pendataan dan di tampung di rusunawa Pemkab Nunukan. Setelah itu dikembalikan ke masing-masing TKI, ada yang memilih pulang kampung, kembali ke Malaysia, dan ada juga memilih tinggal di Nunukan," tutupnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help