TribunKaltim/

Korem 091 Aji Surya Natakesuma

Sempat Tak Mengaku, Akhirnya Warga Luluh dan Serahkan Senpinya Ke TNI

Anggota berpapasan dengan warga, saat itu anggota melihat ada tetesan darah. Lalu, anggota mengejar warga tersebut, dan menanyakan tetesan darah

Sempat Tak Mengaku, Akhirnya Warga Luluh dan Serahkan Senpinya Ke TNI
HO - Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN)
Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl), Kodam VI/Mulawarman kembali mengamankan satu pucuk senjata rakitan jenis penabur di desa Tabur Lestari, Kecamatan Siemanggaris, Nunukan, Kalimantan Utara, Sabtu (20/5/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl), Kodam VI/Mulawarman kembali mengamankan satu pucuk senjata rakitan jenis penabur di desa Tabur Lestari, Kecamatan Seimanggaris, Nunukan, Kalimantan Utara, Jumat (19/5/2017) kemarin.

Kembali diamankannya senjata api rakitan milik warga di desa tersebut, berawal dari kecurigaan anggota TNI yang bertugas di pos Siemanggaris Lama.

Pada Rabu (17/5/2017) silam, beberapa anggota TNI berpapasan dengan seorang warga, yang diketahui bernama M Nasir (32).

Saat itu Nasir tengah membawa seekor babi yang telah mati.

"Anggota berpapasan dengan warga, saat itu anggota melihat ada tetesan darah. Lalu, anggota mengejar warga tersebut, dan menanyakan perihal tetesan darah itu.

Baca: Setelah Anaknya Sembuh, Warga Perbatasan Serahkan Senpi kepada TNI

Baca: Lima Bulan Bertugas, Sudah 18 Senpi Rakitan Diamankan Prajurit TNI di Perbatasan

Dan, memang warga itu membawa babi yang telah mati," kata Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 611/Awang Long (Awl), Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto, melalui rilis Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN), Sabtu (20/5/2017).

Saat ditanya tentang bagaimana cara mendapatkan babi itu, warga tersebut terlihat gugup saat hendak menjawab.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help