TribunKaltim/

Tak Lagi Muda, Muzakir Masih Sanggup Beraksi di CitraLand Gowes Adventure

Ia memiliki tiga sepeda yang sudah dipakainya mengelilingi hampir semua kawasan Samarinda dan sekitarnya.

Tak Lagi Muda, Muzakir Masih Sanggup Beraksi di CitraLand Gowes Adventure
TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Muzakir (65), diusianya yang tidak lagi muda, dirinya masih kuat dan semangat mengayuh sepedanya diantara peserta yang masih muda-muda, Sabtu (20/5/2017). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - CitraLand Gowes Adventure 2017 yang diikuti ratusan peserta dari puluhan komunitas gowes maupun peserta dari non komunitas, akhirnya di mulai.

Start dimulai dari gerbang perumahan CitraLand City di Jalan DI Panjaitan menuju kawasan Lempake, kemudian melintasi jalur-jalur yang cukup menantang, off road maupun on road, hingga akhirnya finish kembali di CitraLand City.

Kurang lebih jarak yang ditempuh oleh peserta sekitar 20 kilometer.

Peserta yang mengikuti event tersebut pun berasal dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, dewasa, hingga yang paling tua.

Terdapat satu peserta yang bisa dikatakan paling senior diantara peserta gowes lainnya, yakni Muzakir. Pria berusia 65 tahun ini tampak masih semangat mengayuh sepedanya.

Bahkan, dia mengatakan rute kali ini bukan rute baru baginya, pasalnya pria yang tergabung dalam Jowes Comunity ini telah beberapa kali melintas di jalur tersebut bersama rekan-rekan komunitasnya.

"Sedang-sedang saja jalur ini, kurang lebih 1 jam saya sudah finish. Tapi lumayanlah tanjakannya, ada yang cukup terjal tadi," Tuturnya disela istirahat, Sabtu (20/5/2017).

Lanjut dia menjelaskan, dirinya dan komunitasnya rutin gowes seminggu dua kali, yakni di hari Sabtu dan Minggu. Tidak hanya dia saja yang hobi bersepeda, namun tiga anaknya juga hobi mengayuh sepeda.

Ia memiliki tiga sepeda yang sudah dipakainya mengelilingi hampir semua kawasan Samarinda dan sekitarnya.

"Selama ini paling jauh Samarinda, Sangasanga sampai Samboja, itu kurang lebih 90 kilometer. Nah, kalau sepeda yang saya gunakan ini memang andalan saya, empat tahun lalu harganya masih murah, Rp 3 jutaan. Kalau sekarang bisa Rp 5 jutaan," tutur pria yang bekerja di PT PLN ini.

"Selama saya masih kuat, ya saya terus akan gowes, kalau sudah tidak kuat lagi ya berhenti. Yang jelas olahraga itu sangat penting, disamping menjaga pola makan. Dan bersepeda ini sudah saya lakukan sejak kecil," tambahnya. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help